Akuisisi Terex : Zoomlion Masih Menemui Jalan Terjal

zoomlion_mobile_crane

Niat Zoomlion, produsen alat berat terkemuka dari China, untuk mengakuisisi Terex, produsen alat berat terkemuka dari Amerika Serikat, nampaknya masih harus ditahan dikarenakan masih terkendala dalam negoisasi harga. Seperti diketahui, Zoomlion ingin menjadikan Terex sebagai bagian dari daftar produknya, yang akan membuatnya menjadi salah satu produsen alat berat terbesar di dunia. Pendekatan intensif telah dilakukan petinggi Zoomlion, namun Terex masih mempertimbangkan opsi untuk melakukan merger dengan Konecrane, produsen crane asal Finlandia. Nampaknya Terex lebih tertarik dengan opsi merger dengan Konecrane ini.

Namun nampaknya rencana akuisisi ini pun masih mendapat tantangan dari kemungkinan pemerintah Amerika Serikat menolak akuisisi ini, karena Terex dianggap sebagai aset dari Amerika Serikat, dimana banyak peralatan militer Amerika Serikat diproduksi oleh pabrik-pabrik Terex, disamping itu juga produk Terex banyak digunakan di pelabuhan-pelabuhan Amerika Serikat.

Dalam negoisasi yang sudah dilakukan, Zoomlion bersedia menambah ekstra US$ 1 per sahamnya terhadap pemegang saham Terex, dari yang semula ditawarkan senilai US$ 30 per lembar saham. Tambahan US$ 1 ini setara dengan penambahan dana sebesar US$ 3.4 milyar yang harus dikeluarkan oleh Zoomlion. Namun top manajemen Terex menolak tawaran baru dari Zoomlion ini dan meminta nilai US$ 32.75 per sahamnya, jika Zoomlion menyetujui nilai ini, maka Terex akan melepaskan opsi untuk merger dengan Konecrane.

Nampaknya pertarungan 2 raksasa alat berat dari China dan Amerika Serikat ini masih akan berlanjut. Kita tunggu kejutan berikutnya.

 

(ES)

Leave a Comment