News

Ajang Pengujian Kompetensi Mekanik : Volvo SEA Masters 2016

Setiap mekanik dituntut untuk dapat mengatasi problem alat berat dengan waktu yang seminimal mungkin, sehingga downtime dari alat berat dapat dikurangi. Kemampuan seorang mekanik akan meningkat seiring dengan semakin tingginya jam terbang yang dimiliki, training-training yang pernah diikuti, serta yang tak kalah penting adalah kemauan belajar dan mengembangkan diri dari mekanik tersebut.

Namun, hal-hal di atas belum menjamin mekanik-mekanik tersebut memiliki kemampuan yang baik. Kemampuan itu harus terasah dengan baik dan teruji. Bagi seorang mekanik, level skill tertinggi adalah kemampuan dalam melakukan troubleshooting dari problem alat berat. Troubleshooting merupakan penerapan cara berpikir logis, dimulai dari kemampuan memahami permasalahan, menganalisa penyebabnya, memetakan alternatif pemceahan masalah, pengambilan keputusan dan diakhiri dengan eksekusi pekerjaan. Tentunya cara berpikir kreatif merupakan satu modal yang mutlak diperlukan dalam melakukan troubleshooting.

Sebagai bagian dari pengembangan kompetensi mekanik, Volvo Construction Equipment mengadakan ajang uji kompetensi bagi mekanik yang dinamakan Volvo Masters. Perhelatan besar yang diadakan setiap 2 tahun sekali ini untuk wilayah Asia Tenggara, tahun ini diadakan di PT. Intraco Penta Prima Service (IPPS) tanggal 30 dan 31 Maret 2016.

IMG_20160331_100912

Dengan mengambil lokasi di area parkiran unit INTA Institute, Volvo SEA Masters 2016 ini diikuti oleh 5 tim yang masing-masing terdiri dari 3 orang. Adapun tim-tim yang berkompetisi berasal dari Indonesia 2 tim dari PT. Intraco Penta Prima Service dan PT. Indotruck Utama, Malaysia, Thailand dan Filipina yang masing-masing mengirimkan 1 tim. Selama 2 hari masing-masing tim harus menyelesaikan problem yang ada di setiap unit alat berat yang diujikan. Ada 5 unit alat berat Volvo yang dijadikan bahan uji kemampuan troubleshooting, yaitu Articulated Dump Truck, wheel loader, compactor dan 2 unit excavator. Masing-masing tim pada saat yang bersamaan, menangani trobleshooting pada unit yang berbeda. Masalah yang diujikan pada setiap unit sama. Faktor yang dinilai adalah kemampuan menemukan sumber masalah dalam waktu yang ditentukan, kecepatan dalam menemukan sumber masalah, rekomendasi yang diberikan menyangkut tindakan lanjut yang harus dilakukan dan spare part yang direkomendasikan. Faktor-faktor di luar teknikal yang dinilai adalah kepatuhan terhadap kaidah safety dalam pekerjaan.

Pemenang pertama dari sub region Asia Tenggara ini kemudian akan berkompetisi dengan pemenang dari sub region Asia Pasifik lainnya yang meliputi Asia Timur dan Asia Selatan, untuk dipilih 2 tim terbaik yang akan beradu kemampuan dengan pemenang dari semua region Volvo di seluruh dunia di markas besar Volvo di Gothenburg, Swedia.

IMG_20160331_100956

Tim Indonesia yang diwakili oleh PT. Intraco Penta Prima Service pernah mencapai babak final dan menduduki posisi 4 dari semua peserta babak final pada tahun 2012. Pencapaian ini sangat membanggakan karena kemampuan mekanik Indonesia sudah dapat disejajarkan dengan kemampuan mekanik-mekanik Volvo yang berasal dari seluruh unia, khususnya Eropa yang menjadi asal dari Volvo.

Hal lain yang patut dibanggakan adalah kemampuan INTA Institute dalam mempersiapkan akomodasi yang memadai dan sangat nyaman bagi peserta yang berasal dari negara lain. Bapak Hadi Winarto sebagai Training Manager Intraco Penta Group menyatakan, “INTA Institute dengan fasilitas yang dimiliki berupaya memberikan pelayanan secara maksimal kepada semua peserta, khususnya yang berasal dari negara lain. Kami ingin membuat semua peserta merasa nyaman dan dapat berkonsentrasi penuh pada kompetisi.”

Akhirnya, selamat kepada INTA Institute yang telah menjadi tuan rumah yang baik dalam ajang Volvo SEA Masters 2016 ini. Kita nantikan keberhasilan berikutnya yaitu tim Volvo yang ada di Indonesia dapat membawa nama harum Indonesia di mata seluruh negara-negara di dunia.

IMG_20160331_100940

 

(ES)

Leave a Reply