Bema International, Jagonya Crane Bekas Asal Negeri Singa

Pembangunan infrastruktur yang sedang diintensifkan oleh pemerintah membutuhkan banyak peralatan berat untuk berbagai pekerjaan konstruksi. Tidak heran, berbagai produk alat berat dan pendukungnya dari berbagai negara ingin masuk ke Indonesia. Tidak hanya alat berat baru saja yang masuk ke Indonesia,berbagai alat berat bekas juga membanjiri pasar Indonesia. Dari sisi pengguna alat berat di Indonesia hal ini tentunya berdampak positif karena pilihan alat berat menjadi bervariasi dan harga pun bisa menjadi lebih kompetitif. Namun jika hal ini tidak diwaspadai bukan mustahil customer akan dirugikan, khususnya pada pembelian alat berat bekas.

Agar terhindar dari kerugian karena membeli alat berat bekas dengan kualitas yang buruk, calon pembeli alat berat bekas harus membeli dari sumber-sumber terpercaya yang bisa dibuktikan track record-nya. Salah satu sumber pembelian alat berat bekas yang perlu dipertimbangkan adalah Bema International.

Bema International adalah sebuah perusahaan asal negeri Jiran, Singapura, yang bergerak pada bisnis jual beli crane, parts dan attachment bekas. Crane, part maupun komponen bekas yang diperoleh dari berbagai negara, baik dari negara-negara di Asia Tenggara maupun Australia dan Selandia Baru kemudian dicek kondisinya dan diperbaiki di workshop Bema International di Tuas,Singapura, untuk selanjutnya dijual kembali.bema_international_equipina

Didirikan oleh 2 bersaudara, dimana yang seorang adalah seorang spesialis di proyek-proyek kargo internasional, sedang yang lain merupakan seorang engineer, keduanya lantas bersepakat mendirikan bisnis bersama dengan menggabungkan pengalaman dan keahlian masing. Pada tahun 1993 berdirilah Bema International Pte. Ltd.

Pada awalnya Bema International masih lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan logistik, utamanya di Singapura ketimbang bisnis jual beli alat berat bekas. Pada tahun 1995, Bema international mulai ‘go international dengan menggarap berbagai proyek logistik di Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar dan Srilangka. Mulai dari situ, Bema International makin bertumbuh secara finansial.

Dari berbagai pengalaman menangani berbagai proyek logistik international, Bema International menemukan kenyataan yang banyak terjadi di lapangan, yaitu kesulitan yang dihadapi berbagai perusahaan-perusahaan ini saat harus mengimpor alat berat bagi kebutuhan proyeknya. Berbagai masalah, dari mulai kesulitan mengatasi masalah kepabeaan maupun menyediakan berbagai dokumen yang dipersyaratkan pemerintah setempat menjadi kendala yang paling sering dihadapi. padahal pada saat yang sama perusahaan-perusahaan ini menghadapi ketatnya deadline dari proyek=proyeknya.

Berbekal pengalamannya, Bema International kemudian ‘turun tangan’ membantu menyediakan alat berat yang dibutuhkan customer-customer-nya. Deadline yang ketat bisa diatasi jauh lebih cepat dari tenggat waktu yang ada. Disinilah customer-customer-nya mulai melihat kemampuan lain dari Bema International dalam menyediakan alat-alat berat bagi proyek-proyek.

Namun pada periode 1997 – 1999 badai terjadi, bersamaan dengan terjadinya krisis moneter yang melanda kawasan Asia mengakibatkan banyak proyek-proyek yang ditunda atau dibatalkan. Perusahaan-perusahaan ini segera menghadapi kesulitan likuiditas karena mereka memiliki kewajiban untuk melunasi alat-alat berat yang terlanjur diinvestasikan dan memenuhi biaya operasional yang membengkak. Melihat situasi ini, kembali Bema International turun tangan dengan membeli alat-alat berat dari customer-customer-nya. Dengan reputasi dan dukungan finansial yang dimiliki, Bema International membeli alat-alat berat bekas proyek ini dan diboyong ke Singapura untukkemudian dijual kembali. Sejak itulah Bema International mengembangkan bisnis jual beli alat berat bekas sampai saat ini.

bema_international_equipina_1

Sebagai sebuah bisnis yang berfokus pada jual beli alat berat bekas, Bema International hanya memfokuskan diri pada crane. Berbagai produk crane bisa disediakan oleh Bema International, seperti:

  • Crawler crane dari mulai 40 ton
  • Rough terrain crane dari mulai 25 ton
  • Heavy duty crane untuk pekerjaan-pekerjaan dragline, dredging dan compaction
  • Mobile crane dari mulai 50 ton
  • Hydraulic drilling /Piling rig yang dilengkapi dengan kelly bars & drilling tools
  • Mechanical crane mount rig yang dilengkapi kelly bars & drilling tools
  • Hydraulic cutter / hydromill untuk pekerjaan pembuatan pondasi diaphragm wall
  • Marine floating machinery seperti tug boat, barge, anchor handling tug, split hopper barge, floating crane,
  • jack-up barge (self-elevated platform) dan landing craft
  • Heavy transport modular trailers seperti Goldhoffers dan Cometto

Selain itu, Bema International menyediakan berbagai spare part dan attachment seperti auger, bucket, boom lift, winch, frame, dll yang semua ditujukan bagi crane atau alat-alat berat yang dijualnya. Baik crane, spare part maupun attachment yang dipasarkannya semua dalam kondisi yang baik, bahkan sudah dicat seperti baru.

Tidak hanya menjual berbagai jenis crane dan kelengkapannya, Bema International juga menyediakan layanan rental crane dan attachment, bahkan sampai dengan melakukan sourcing, pembelian maupun shipping spare part, tools, equipment, material, dll untuk konstruksi maupun pekerjaan lepas pantai dari industri oil & gas, layanan shipping kargo bagi proyek, penyediaan gudang (warehouse), bahkan sampai penyediaan transport skala raksasa menggunakan Goldhoffers dan Cometto.

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi:
Bema International Pte. Ltd.
67F / 69K Tuas South Avenue 1, Singapore 637507
Tel: +(65) 6861 7277
Email: office@bema.com.sg
Website : http://www.bema-bema.com

 

(BW)

 

(Visited 10 times, 1 visits today)