Maintenance

Biaya per Km Truk Anda Tinggi? Cek Penggunaan Coolant Anda

Bagi Anda yang mengoperasikan truk untuk kegiatan utama bisnis, apalagi dalam jumlah yang besar, salah satu fokus perhatian Anda adalah biaya operasional per km dari truk-truk Anda. Siapapun tentunya tidak menginginkan biaya yang tinggi dan berupaya mencari penghematan biaya. Pada operasional truk-truk komersial, umumnya yang diperhitungkan sebagai potensi biaya tinggi adalah biaya bahan bakar, biaya pengemudi dan biaya pemeliharan truk (maintenance). Namun tahukah Anda penggunaan coolant yang salah bisa berdampak pada tingginya biaya per km truk. Bagaimana bisa?

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk melihat dampak dari penggunaan coolant yang salah terhadap permasalahan-permasalahan engine. Pada umumnya orang tidak langsung menyadari berbagai problem engine yang dihadapinya berkaitan dengan penggunaan coolant yang salah. Umumnya yang dilakukan adalah memperbaiki kerusakan yang timbul, sedang penyebabnya sendiri sering luput dari perhatian. Penggunaan coolant sering hanya dianggap sebagai persyaratan ‘asal ada’ atau ‘asal digunakan’. Setelah perbaikan dilakukan dan truk bisa kembali beroperasi, penyebab masalahnya pun terlupakan. Barulah saat menghitung biaya yang telah dikeluarkan dan berapa km yang telah dicapai truk, kita baru menyadari biaya yang timbul cukup tinggi.

Banyak fakta menunjukkan kerusakan pada engine disebabkan penggunaan coolant yang salah. Ambil contoh, problem pitting pada engine. Pitting adalah terkikisnya liner yang disebabkan oleh gelembung-gelembung udara yang terbentuk saat piston bergesekan dengan liner selama engine beroperasi. Seperti kita ketahui engine bekerja karena adanya gerakan piston bolak-balik sepanjang liner dengan kecepatan tinggi dan terus menerus. Gelembung-gelembung udara yang timbul akan mengikis lapisan film tipis yang terbentuk oleh pelumas. Hilangnya lapisan film pelumas akan menyebabkan timbulnya gesekan logam dengan logam. Efek yang timbul dari mulai goresan halus sampai dengan yang paling parah piston bisa macet (stuck) dengan kerusakan yang parah seperti cylinder block berlubang, crankshaft bengkok, dll.

Timbulnya pitting ini disebabkan kegagalan proses pendinginan yang dilakukan cairan pendingin. Proses pendinginan yang sempurna tidak akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung udara. Pada kasus dimana digunakan cairan pendingin berupa air (bukan coolant), kerusakan yang timbul malah lebih parah, dimana bisa terjadi korosi.

volvo_coolant_equipina_1

Bayangkan kerugian yang akan timbul karena kerusakan engine yang terjadi. Biaya yang timbul bisa sangat bervariasi, dari mulai sekedar perbaikan liner dan/atau piston sampai dengan penggantian keseluruhan engine. Biaya inilah yang nantinya akan dibebankan pada biaya maintenance untuk menghasilkan biaya per km dari truk.

Namun penggunaan coolant saja belum memastikan sistem pendinginan berlangsung sempurna alias tidak ada masalah yang timbul. Penggunaan coolant yang berkualitas rendah sampai dengan pencampuran beberapa jenis coolant sangat berpotensi menimbulkan permasalahan nantinya.

Di pasaran beredar berbagai merek coolant dengan aneka warnanya. Sebagian orang menganggap semua coolant sama saja, asalkan menggunakan coolant truk bisa beroperasi dengan baik dan tidur dengan nyenyak. Sebagai informasi, ada perbedaan signifikan dari coolant yang berbeda warna, baik dari sisi bahan-bahan penyusunnya maupun penggunaannya. Ada berbagai warna coolant yang beredar di pasaran: kuning, hijau, biru, orange, dan merah.

Penggunaan coolant yang tepat seharusnya mengacu pada manual book dari pabrikan masing-masing merek. Bagi Anda yang memiliki truk-truk Volvo,ada 2 warna coolant yang diproduksi oleh Volvo: kuning dan hijau. Coolant berwarna kuning ditujukan bagi truk-truk Volvo yang keluaran terakhir, sedangkan coolant berwarna hijau lebih disarankan digunakan untuk digunakan pada truk-truk Volvo produksi lama. Secara umum, perbedaannya untuk coolant berwarna kuning mengandung bahan-bahan organik sedangkan coolant berwarna hijau tidak mengandung bahan organik. Perbedaan lainnya, coolant berwarna kuning mempunyai rentang waktu penggantian yang lebih daripada coolant berwarna hijau. Jangan mencampur kedua coolant ini karena perbedaan karakteristik dan fungsinya akan berpengaruh terhadap engine.

volvo_coolant_equipina

Volvo Coolant VCS Ready Mixed adalah coolant dengan unjuk kerja yang tinggi sehingga coolant ini sangat disarankan digunakan pada truk-truk Volvo Anda, terutama produksi terbaru. Coolant ini didesain sangat cocok untuk komponen-komponen engine Volvo. Coolant ini juga mampu melindungi engine dari korosi, memiliki titik didih yang jauh lebih tinggi dan kapasitas pendinginan dan kemampuan meratakan panas yang semakin baik. Dengan menggunakan Volvo Coolant VCS Ready Mixed ini interval service yang dilakukan pun menjadi lebih optimal.

Keunggulan-keunggulan yang yang dimiliki dengan penggunaan coolant ini adalah:

  • Mencegah adanya kebocoran, korosi dan kerusakan.
  • Mengoptimalkan kinerja engine.
  • Melindungi komponen cooling system dari overheating dan menurunnya kinerja engine yang berdampak pada biaya service.
  • Lebih melindungi engine dan menghemat bahan bakar
  • Memperpanjang usia pakai engine.

Gunakan selalu coolant yang tepat, jika Anda ragu-ragu, hubungi dealer terdekat.

 

(BW)