Bucket Wheel Excavator, Si Raksasa Pelahap Bumi

Dalam berbagai pekerjaan earthmoving alias pemindahan material, target utama yang dilakukan adalah memindahkan material tanah sebanyak mungkin dan secepat mungkin. Namun sayangnya pekerjaan earthmoving yang mengandalkan alat berat konvensional tidak selalu bisa menghasilkan produktivitas pemindahan material yang tinggi. Banyak hal yang menyebabkan keterbatasan ini, disamping faktor cuaca dan manusia, faktor lain yang juga tidak kalah besar peranannya adalah kemampuan alat berat yang terbatas.

Namun manusia tidak kalah kreatif, dengan keterbatasan ini manusia terus berupaya menciptakan alat berat yang efisien, salah satunya adalah Bucket Wheel Excavator (BWE).

bucket_wheel_excavator_equipina

Bucket wheel excavator adalah satu jenis alat berat yang bekerja menggali dan memindahkan material tanah melalui serangkaian bucket yang berputar secara kontinyu. Sejumlah bucket yang terpasang pada sebuah piringan raksasa (wheel) yang berputar secara terus menerus menggali material. Material yang telah digali kemudian dipindahkan melalui belt conveyor untuk kemudian dikumpulkan pada hopper atau dipindahkan dengan dump truck. Ini jelas sangat menguntungkan karena akan memberikan tingkat produksi yang tinggi dan penghematan biaya pembelian alat angkut tambahan. Kelemahan bucket wheel excavator terutama terutama adalah harganya yang sangat tinggi  serta karakteristik bucket wheel excvator yang hanya cocok digunakan di tanah yang relatif lunak.

Komponen utama bucket wheel excavator adalah roda besar berputar yang dipasang pada sebuah lengan raksasa. Ujung roda ini kemudian dipasangi bucket dengan gigi-gigi logam dipinggiran bucket yang digunakan untuk menggali tanah. Bucket ini terus berputar seiring putaran roda (wheel) yang kemudian dirancang untuk menumpahkan muatannya pada belt conveyor yang terdapat di badan bucket wheel excavator.

Karena sifat pekerjaannya ini, tidak heran ukuran bucket wheel excavator sangat besar kalau atau bisa dikatakan raksasa. Salah satu bucket wheel excavator terbesar yang pernah dibuat manusia adalah Bagger 293, yang diproduksi oleh Takraf untuk RWE Power AG, sebuah perusahaan penyedia energi listrik di Jerman.

Bucket wheel excavator ini memiliki bobot mencapai 14.200 ton dan tercatat pada Guinness Book of World Records. Bager 293 yang dibangun pada tahun 1995 ini memiliki tinggi 96 meter, panjang 225 meter dan membutuhkan 5 orang untuk mengoperasikannya. Sebagai sumber tenaganya menggunakan listrik sebesar 16,56 MW yang disuplai dari luar unitnya.  Bucket wheel excavator ini mampu memindahkan material 240.000 m3 per harinya dengan 18 buah bucketnya yang masing-masing memiliki kapasitas 15 m3 (setara dengan volume bucket dari giant excavator Hitachi EX2500.

Karena ukurannya yang sangat besar, bucket wheel excavator walaupun bisa berpindah menggunakan track namun sangat jarang berpindah pada jarak yang cukup jauh.

bucket_wheel_excavator_equipina_1

Tidak banyak perusahaan yang membuat bucket wheel excavator di dunia. Mayoritas adalah perusahaan Jerman yang juga menjadi cikal bakal dari bucket wheel excavator, seperti Takraf, Thyssenkrupp, Sandvik atau FAM, disamping Jerman juga adalah negara yang paling banyak menggunakan bucket wheel excavator  pada pertambangannya. Beberapa negara seperti India memproduksi bucket wheel excavator namun dalam ukuran yang lebih kecil.

Di Indonesia, satu-satunya perusahaan yang mengoperasikan bucket wheel excavator untuk penggalian material adalah PT. Bukit Asam (persero) Tbk, yang mengoperasikan 2 buah bucket wheel excavator untuk menambang cadangan batubara di Airlaya, Sumatera Selatan.

 

(HP)