News Technology Update

Cargotec Mengembangkan Teknologi Cargo Handling Berbasis Internet of Things (IoT)

cargotec_preview_equipina

Cargotec dan Orange Business Services menandatangani perjanjian kerjasama selama 3 tahun yang bernilai jutaan Euro untuk mengembangkan teknologi Internet of Things (IoT). Teknologi I0T yang akan dikembangkan di seluruh dunia ini akan membuat operasional berbagai produk Cargotec menjadi lebih efisien dan aman.

Cargotec, yang berbasis di Finlandia adalah produsen berbagai alat berat kargo dan pemindahan barang terkemuka di dunia. Seperti kita ketahui, pengiriman kargo merupakan salah satu kegiatan penting yang membuat berbagai aktivitas dalam kehidupan umat manusia berjalan. Setiap detik jutaan item barang dari mulai bahan mentah sampai dengan produk jadi dikirimkan ke berbagai wilayah di seluruh dunia.

Cargotec memproduksi berbagai alat berat cargo handling dan pemindahan barang, dengan tiga brand yang dimilikinya: Kalmar, Hiab dan MacGregor. Ketiga merek ini memiliki posisi yang unik pada operasional cargo handling dunia, yang sekaligus menciptakan nilai tambah bagi customer-customernya. Kalmar merupakan merek berbagai peralatan cargo handling dan solusi terminal cargo otomatis, software dan layanan yang digunakan pada berbagai pelabuhan, terminal kargo, pusat distribusi dan berbagai industri. Hiab dikenal sebagai merek berbagai peralatan pemindahan barang berbasis transportasi jalan. Produk-produk Hiab banyak digunakan pada transportasi darat dan industri pengiriman barang. Sementara MacGregor memberikan solusi melalui berbagai peralatan untuk kargo kapal dan aktivitas pemindahan barang lepas pantai.

Nantinya setelah teknologi intelligent cargo handling ini diimplementasikan pada berbagai produk Cargotec, akan membuat Cargotec menjadi yang terdepan dalam teknologi peralatan berat penanganan kargo. Tentunya hal ini akan membutuhkan konektivitas pada berbagai aspek di sisi customer. Konektivitas berbasis IoT yang dikembangkan Orange akan mengintegrasikan kecerdasan buatan pada unit-unit alat berat Cargotec, sehingga kolaborasi berbagai kegiatan operasional sehari-hari, pengawasan dan pemeliharaan alat bisa dilakukan secara real time dari jarak jauh sebelum timbul sebuah problem pada alat berat. IoT juga akan membantu Cargotec mengembangkan berbagai layanan yang dikembangkan dari data yang terkumpul secara sistem.

Soili Mäkinen, CIO dari Cargotec menyatakan, “Komunikasi berbasis infrastruktur IoT yang handal, keberadaan Cargotec secara global dengan didukung secara lokal di seluruh dunia dan bisnis model yang atraktif sangat penting bagi kami untuk membuat kami tetap menjadi pemimpin pasar global. Untuk itulah Cargotec memilih Orange Business Services.”

Konektivitas sistem I0T yang dikembangkan Orange memberikan manfaat yang nyata bagi Cargotec. Sistem yang memungkinkan Cargotec menyediakan layanan digital baru yang akan membuat kegiatan operasional customer jauh lebih efisien. Untuk menggunakan sistem ini, pertama kali customer harus mengorder sim card IoT untuk diinstal pada smartphone. Sim card ini bisa diaktivasi dengan mudah. Selanjutnya sistem akan melakukan tracking melalui dedicated portal. Biaya yang diterapkan pada Sim card IoT adalah harga per satu sim card, harga ini berlaku sama di seluruh dunia. Kemampuan sistem IoT ini bisa menjangkau sampai dengan 220 negara dan wilayah.

“Cargotec berkomitmen untuk mengembangkan bisnis yang berfokus pada customer dengan berupaya mengembangkan layanan berbasis IoT. Kami sangat bangga terpilih sebagai provider pengembang sistem IoT ini yang akan membantu Cargotec mewujudkan keinginannya untuk mentransformasikan bisnis cargo handling secara global”, jelas Fabrice de Windt, Senior Vice President Orange Business Services untuk wilayah Eropa.

Orange telah berpengalaman membangun sistem berbasis IoT yang menghubungkan 14 juta perangkat smartphone yang terhubung dengan sistem IoT Datavenue yang dikembangkannya, serta berbagai solusi data analytics lintas sektor, meliputi otomotif, transport, smart cities, manufaktur serta berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari (smart home, produk-produk kesehatan dan produk-produk habis terpakai).

 

(TP)