Case TV370, Compact Track Loader Bertenaga Kecil Dengan Kemampuan Besar

Apa yang paling dibutuhkan orang dari sebuah produk alat berat? Mungkin mayoritas akan mengatakan produktivitas, sementara ada yang lebih mengutamakan kemampuan alat berat itu. Pada sebuah alat berat produktivitas tidak selalu sama dengan kemampuan. Menurut Peter Drucker, seorang pakar manajemen dunia, produktivitas adalah tingkat keseimbangan antara semua faktor produksi yang menghasilkan output terbesar dengan upaya terkecil. Jelas disini produktivitas berkaitan erat dengan output terbesar yang bisa dihasilkan.

Pada alat berat produktivitas bisa dinyatakan dengan bermacam-macam satuan, misalnya sebuah excavator di pertambangan produktivitasnya dilihat dari berapa banyak material yang bisa dipindahkan dalam satu jamnya (bcm/hour), begitupun dengan dump truck. Namun, bagaimana dengan produktivitas sebuah crane? Tentu saja produktivitas sebuah crane tidak bisa disamakan dengan excavator. Karena pada crane lebih dibutuhkan kemampuan ketimbang produktivitas. Pekerjaan sebuah crane yang tidak berlangsung secara terus menerus, tidak membutuhkan kecepatan crane dalam mengangkat beban berat, namun lebih pada kemampuan crane tersebut mengangkat beban berat.

Bagaimana dengan peralatan seperti Compact Track Loader (CTL)? Compact track loader adalah sejenis loader mini dengan penggerak berupa track yang terbuat dari rubber. Dilihat dari bentuk dan fungsinya, sebuah compact track loader lebih ditujukan untuk memindahkan material yang tidak memerlukan kecepatan. Berbeda dengan ‘saudaranya’ skid steer loader atau mini loader yang didesain untuk memindahkan material dengan produktivitas yang tinggi. Sebuah CTL lebih diutamakan kemampuannya bukan produktivitasnya.

Jika kita melihat berbagai produk CTL yang ada di pasaran, banyak produsen lebih mengedepankan produktivitas dan fitur dari CTL yang dibuatnya. Berbeda dengan Case, produsen alat berat asal Amerika Serikat ini cukup jeli melihat kebutuhan pasar dengan memproduksi CTL yang lebih mengutamakan kemampuannya. Salah satu produk terbaru Case CTL yang didesain khusus untuk aplikasi-aplikasi yang lebih mengutamakan kemampuan dari alat berat adalah Case TV370.

TV370 merupakan salah satu produk terbaru pada deretan line product Case. Produk ini dilaunching pada akhir Oktober 2017 yang lalu. Produk ini sangat cocok untuk pekerjaan-pekerjaan seperti landscapping, pertanian, maupun konstruksi yang lebih mengutamakan kemampuan angkat dan kekuatan dari alat berat ketimbang horsepower besar untuk menggerakkan attachment bervolume besar. Namun begitupun, unit ini memiliki kemampuan sangat baik dalam penggunaan attachment yang konvensional yang ditunjukkan dari flow hidraulik yang cukup tinggi untuk CTL sekelasnya. Standarnya unit ini memiliki flow 91,6 liter/menit. Opsi high flow tersedia dengan flow 142,3 liter/menit.

Unit ini tidak didesain menggunakan engine dengan horsepower yang besar, dengan tenaga 74 Hp yang sama dengan produk-produk kompetitornya, Case TV370 justru menawarkan frame besar kemampuan tinggi, ground pressure yang rendah dan kestabilan unit untuk pekerjaan-pekerjaan pemindahan material, pengangkatan beban berat dengan kemudahan maintenance.

Dengan frame yang besar dan kokoh, serta kemampuan hidraulik yang besar, CTL bertipe vertical-lift ini mampu mengangkat beban berat dengan posisi tinggi yang jauh. Kemampuan ini sangat diperlukan misalnya saat memuat barang ke atas truk, atau pada aplikasi penghancuran material dengan hydraulic breaker pada posisi horizontal. Tanpa memiliki frame yang kokoh, sebuah CTL bisa terguling bila terjadi kesalahan perhitungan pada pengoperasiannya.

Kemampuan operasi unit ini juga termasuk ‘excellent’ untuk CTL sekelas. Angka breakout force bucketnya lumayan besar, mencapai 39 kN, sementara ketinggian maksimum yang bisa dicapai dihitung dari pin bucket adalah 3,34 meter. Sementara beban maksimum yang bisa diangkat pada ketinggian maksimum (tipping load) adalah 3356 kg.

ada 35% tipping load, TV370 mampu mengangkat beban seberat 1178 kg, dan pada 50% tipping load beban yang mampu diangkat mencapai 1682 kg. Dengan tambahan counterweight beban yang bisa diangkat pada 50% tipping load bisa meningkat menjadi 1769 kg. Customer bisa memilih salah satu dari 6 pilihan bucket, dengan volume dari mulai 0,5 – 0,78 m3.

Sekalipun memiliki kapasitas angkat yang cukup besar, unit ini tetap stabil saat mengangkat beban berat. hal ini dimungkinkan dengan penggunaan track berukuran lebar mencapai 0,45 meter. sehingga ground pressure unit ini menjadi minimal, 29 kPa sehingga bisa dioperasikan pada area-area yang tanahnya cukup lunak.

Tidak hanya dari fungsionalitas, TV370 juga memperhatikan aspek kenyamanan bagi operator. TV370 memiliki kabin yang terlapang di kelasnya. Sebagai informasi, TV370 hanya tersedia opsi kanopi. Akses masuk kabin cukup mudah karena cukup rendah. Jarak pandang operator di dalam kabin cukup luas dengan jangkauan pandang mencapai 3600. Untuk penerangan, TV370 dilengkapi lampu depan dan samping heavy duty untuk operasi-operasi di malam hari.

Fitur yang tidak kalah menarik dari unit ini adalah kemudahan dalam melakukan maintenance. Operator bisa mengakses engine, filter, melakukan penambahan oli, coolant dan item-item service lainnya hanya melalui satu titik akses saja. Untuk mengakses keseluruhan drivetrain bisa dilakukan dengan mudah cukup dengan mengangkat kabin (tilt).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Case TV370, hubungi:

PT. Probesco Disatama
KEM Tower 15th Floor
Jl. Landasan Pacu Barat Blok B10 Kav. 2
Kota Baru Bandar Kemayoran
Jakarta Pusat 10610
Telp. : 021 – 6570 4111 (Hunting)
Fax : 021 – 6570 4110
Website : www.probesco.com

CTL-TV370-Specs

(HP)

Leave a Comment