Maintenance

Fleet Maintenance Pro : Memudahkan Pemeliharaan Alat Berat

Salah satu hal yang tersulit dalam melakukan pemeliharaan alat berat adalah menyusun program pemeliharaan bagi unit yang jumlahnya banyak dan bervariasi, karena setiap unit membutuhkan pemeliharaan yang berbeda-beda. Bila anda memiliki armada alat berat dalam jumlah besar, yang terdiri dari berbagai tipe, dengan model yang bervariasi, software Plant Maintenance System (PMS) satu ini cukup mumpuni menjawab kebutuhan anda. betapa tidak, Fleet Maintenance Pro mampu melakukan pencatatan berbagai jenis alat berat yang anda miliki dengan komplit. Dimulai dari data pembelian, yang meliputi tanggal pembelian, harga pembelian, asuransi, sampai dengan surat izin (lisensi), beserta foto dari unit tersebut dapat anda masukkan.

Setelah anda memasukkan data-data unit, anda juga harus memasukkan data inventori spare part anda. Berbagai jenis spare part beserta jumlah dan harganya dari bermacam-macam vendor dapat anda masukkan. Tentunya jika anda memiliki item spare part yang sama dari vendor yang berbeda, anda harus membuat Part Number (PN) yang berbeda. Software ini juga mampu untuk membuat Purchase Order (PO) kepada vendor apabila jumlah stok sudah tidak memadai lagi. PO tersebut dapat dikirimkan kepada vendornya menggunakan email, jika anda sudah meregistrasikan vendor tersebut pada sistem Fleet Maintenance Pro.

Saat memasukkan data-data unit, anda juga dapat memasukkan jumlah bahan bakar yang tersedia pada setiap unit, sehingga setiap unit tersebut melakukan pengisian bahan bakar, anda bisa memiliki catatan yang lengkap.

Jangan lupa untuk meregistrasikan mekanik yang anda miliki lengkap beserta dengan data pribadi setiap mekanik. Data mekanik ini akan bermanfaat saat anda mengalokasikan mekanik untuk setiap pekerjaan pemeliharaan alat, sehingga anda dapat menelusuri pekerjaan-pekerjaan yang pernah dilakukan setiap mekanik.

Setelah semua data-data yang dibutuhkan tersedia, anda sudah dapat memulai menyusun jadwal perawatan dan perbaikan, dengan memasukkan rincian pekerjaan yang akan dilakukan, spare part yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut, dengan mekanik-mekanik yang dialokasikan untuk pekerjaan tersebut. Sebagai contoh, pada pekerjaan service berkala 250 jam, anda dapat menambahkan pekerjaan perbaikan yang ada di dalam backlog pekerjaan. Sistem FMP akan secara otomatis mengalokasikan spare part yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut untuk pekerjaan service berkala maupun perbaikan. Bila jumlah stok spare part yang ada tidak mencukup, anda dapat langsung membuat PO kepada vendor, sehingga saat pekerjaan akan dimulai, anda bisa tenang karena spare part yang dibutuhkan sudah tersedia pada stok anda. Selanjutnya anda tinggal mengalokasikan mekanik untuk melakukan kedua pekerjaan tersebut. Work Order (WO) dari pekerjaan dapat langsung dibuat. WO ini bisa dibuat untuk keperluan internal, maupun apabila anda ingin menagihkan kepada customer.

Di setiap akhir bulan, anda bisa membuat laporan pekerjaan yang sudah dilakukan. Laporan ini dapat disesuaikan dengan format yang sesuai dengan anda.

Fleet Maintenance Pro dapat dibeli dalam 2 opsi, yaitu opsi single-user maupun multiple user. Baik single-user maupun multiple user terbagi menjadi 3 opsi, yaitu versi Standard, Deluxe, dan Shop. Opsi multiple user dapat dipilih untuk 2 user dan 5 user. FMP juga meberikan keleluasaan bagi anda untuk membeli sesuai kebutuhan anda.

Dengan berjalan di sistem operasi window, software ini memiliki tampilan yang menarik yang berbasis graphics, anda akan langsung menyukai software ini karena kemudahan dan kelengkpan fungsinya.

 

Fleet-Maintenance-Pro-Standard_2

Jika anda membutuhkan informasi yang lebih detil, anda dapat membuka website dari pembuatnya, yang berisi penjelasan yang cukup detil

http://www.mtcpro.com/fleet-maintenance.htm

 

(ES)

 

Leave a Reply