Foto : Terex TA400 Articulated Dump Truck

Terex TA400 diproduksi oleh Terex Corporation yang merupakan pabrikan global asal Amerika Serikat yang memproduksi berbagai jenis produk, yang beroperasi di empat segmen bisnis: Terex Aerial Work Platforms, Terex Construction, Terex Cranes, dan Terex Materials Processing. Terex membuat banyak peralatan untuk digunakan di berbagai industri, yang meliputi konstruksi, infrastruktur, tambang, perkapalan, transportasi, energi dan sebagainya.

Perjalanan panjang Terex dalam memproduksi truk-truk off-highway dimulai pada tahun 1934 dengan Euclid 1Z, yang dianggap dump truck off-highway pertama berjenis rear dump truck. Pada tahun 1982, Terex mulai memproduksi articulated dump truck (ADT) dengan produk pertamanya Terex 3204. Pelan namun pasti nama Terex semakin dikenal pada segmen ADT. Berbagai kelas ADT pun diproduksi oleh Terex, yaitu TA250, TA300 dan TA400. Pada tahun 2014, line product off-highway truck Terex yang salah satunya memproduksi Terex ADT TA400 diakuisisi oleh Volvo Construction Equipment yang semakin memperkuat basis produksi VolvoADT yang memang dikenal kuat di segmen ini. Namun walaupun telah menjadi bagian dari Volvo CE, flagship Terex yang cukup kuat di market ADT di dunia tetap dipertahankan.

Di Indonesia penjualan dan dukungan purna jual Terex TA400 dilakukan oleh PT. United Equipment Indonesia (Uniquip).

Dengan pengalaman lebih dari 6 dekade mengembangkan dump truck pertambangan, Terex TA400 Articulated Dump Truck lahir dari hasil pengembangan terus menerus yang dilakukan oleh para engineer Terex. Cikal bakal Terex ADT adalah Terex 33-19 "Titan" sebuah protipe dump truck ukuran raksasa yang diproduksi pada tahun 1973. Walaupun dump truck ini bertipe rigid dump truck namun penggunaan 3 axle bagi sebuah rigid dump truck kala itu merupakan sebuah terobosan brilian karena kemampuannya mengangkut beban lebih besar di medan buruk dibandingkan dump truck 2 axle.
Menggunakan engine DC13 12,7 liter Tier 3-compliant produksi Scania, unit ini mampu menghasilkan tenaga mencapai 444 Hp dengan torsi maksimum 1350 Nm pada 2100 rpm. Tenaga yang besar ini kemudian disalurkan ke roda melalui enam gigi percepatan maju dan satu mundur. Drop box dua kecepatan mentransmisikan putaran engine ke final drive. Terex TA400 dapat melaju hingga kecepatan maksimum 60 km/h.
Manuver pada medan yang ekstrim bisa dilakukan dengan mudah oleh Terex TA400 berkat sistem penstabil yang didesain oleh Terex.

TA400 memiliki kabin ergonomik baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang terbaik kepada operator di balik kemudi. Semua instrumen diposisikan secara berkelompok sesuai dengan fungsinya guna membantu operator mengoperasikan dump truck ini. Kabin ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimum dan kontrol total kepada operator. Dengan desain interior baru berwarna abu-abu, kabin ini memiliki tingkat kebisingan yang rendah. Tidak hanya itu, kabin ini juga dilengkapi dengan penyejuk udara, sound system berkualitas tinggi serta kaca-kaca spion yang baru untuk memberikan visibilitas maksimum kepada operator.

Didesain untuk mengangkut berbagai material, mulai dari tanah, bongkahan batu, kerikil atau pasir pada berbagai jenis bisnis mulai dari proyek-konstruksi jalan, quarry hingga berbagai jenis pertambangan. Terex TA400 memiliki kapasitas angkat 41,9 ton dan kapasitas angkut 23,3 m3.
2 buah Terex TA400 sedang membuang material (dumping) pada disposal area.
Keenam roda Terex TA400 berkonfigurasi 6x6 secara permanen. Sistem pengereman standar menggunakan tipe wet disc brakes berpendingin oli pada keenam rodanya. Untuk membantu rem standar, unit ini dilengkapi dengan standar engine brake dan retarder guna memastikan kontrol yang maksimum pada saat pengoperasian di medan yang sulit seperti saat bermuatan penuh di jalan menurun. Yang unik pada unit Terex TA400 ini fitur four-bar trailing arm suspension system yang memungkinkan unit dump truck ini bisa melaju lebih cepat dan lebih nyaman pada medan yang sulit.
Tidak hanya digunakan pada pertambangan terbuka, Terex TA400 juga banyak dioperasikan pada tambang-tambang bawah tanah (underground mining).

Leave a Comment