JCB Teleskid, Menggabungkan Keunggulan Skid Steer Loader dan Telehandler

Pada Conexpo 2017 yang berlangsung di Las Vegas, AS, Maret 2017 yang lalu, produsen alat berat asal Inggris JCB, meluncurkan produk-produk compact equipment-nya yang sangat menarik perhatian pengunjung. Betapa tidak, JCB selama ini terhitung jarang menampilkan produk-produk yang ‘berbeda’ dari kebanyakan alat berat, kali ini menampilkan unit yang inovatif dan belum dilakukan oleh produsen-produsen alat berat lainnya, melalui JCB Teleskid. Apa kelebihan dari produk ini? Mari kita simak.

jcb_teleskid_equipina

JCB Teleskid merupakan sebuah compact equipment yang mengadopsi prinsip kerja dari sebuah skid steer loader dan telehandler. Seperti kita ketahui skid steer loader merupakan sebuah compact equipment mampu berbelok atau berputar tanpa membelokkan arah ban-bannya seperti pada kendaraan penumpang. Putaran atau belokan dilakukan dengan cara mengatur kecepatan putaran keempat bannya dengan kecepatan yang berbeda. Alhasil dengan menggeser ban-bannya untuk berputar, sebuah skid steer loader mampu berputar atau berbelok pada radius putaran yang kecil bahkan berputar di tempat.

Namun, pada umumnya skid steer loader menggunakan fixed boom yang hanya bisa bergerak naik dan turun dengan digerakkan silinder pada sisi kiri dan kanan ruang operator (kanopi), sehingga skid steer loader memiliki keterbatasan jangkauan. Walaupun skid steer loader dikenal memiliki fleksibilitas attachment, dimana pilihan attachment yang digunakan cukup beragam, namun dengan jangkauan yang terbatas skid steer loader tidak mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan jangkauan yang lebih jauh.

Sementara telehandler adalah sebuah alat berat yang menggunakan telescope boom yang digerakkan silinder-silinder hidraulik sehingga attachment yang terpasang bisa memanjang dan menjangkau area yang lebih jauh. Pada umumnya telehandler berukuran lebih besar dari skid steer loader. Beberapa unit malah memiliki ukuran yang cukup besar karena digunakan untuk mengangkat beban yang cukup berat, misalnya kontainer. Telehandler konvensional menggunakan ban-ban yang bisa berbelok. Karena ukurannya yang lebih besar dan sistem belok/putarnya dilakukan dengan mengubah arah ban, maka telehandler membutuhkan area yang lebih luas untuk berbelok atau berputar.

Dengan teknologi teleskid ini, kekurangan dari skid steer loader dan telehandler bisa dihilangkan, sementara kelebihan-kelebihannya bisa digabungkan. JCB Teleskid mampu berputar pada area yang sangat terbatas bahkan berputar di tempat dan pada saat yang sama telescopic boom-nya bisa memanjang menjangkau area yang lebih jauh.

Kabarnya, JCB ‘menyimpan’ teknologi ini selama 2 tahun sebelum diluncurkan pada Conexpo 2017. Selama masa persiapan ini, JCB mengembangkan sekitar 27 model compact equipment yang menggunakan teknologi teleskid ini sekaligus mendaftarkan merek dagang teleskid ini pada Juli 2016.

jcb_teleskid_equipina_1

JCB Teleskid memiliki 2 varian: skid steer loader dan compact track loder. Pada peluncurannya, JCB menampilkan 2 model pertamanya, yaitu 3TS-8W skid steer dan 3TS-8T compact track loader. Keduanya menggunakan engine JCB Ecomax dengan output 74 Hp, engine ini menghasilkan torsi maksimum pada rpm rendah (1200 rpm), sehingga kedua unit ini memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien saat bekerja. JCB Teleskid memiliki jangkauan terjauh 2,4 meter, 60% lebih jauh dari rata-rata skid loader yang sekelas, dan jangkauan tertinggi hampir 4 meter, 8% lebih tinggi dari rata-rata skid steer loader maupun compact track loader yang sekelas.

Pada umumnya skid steer loader maupun compact track loader menggunakan sistem vertical lift atau radial lift, JCB Teleskid ini menggunakan kedua sistem ini, sehingga bisa digunakan untuk hampir semua pekerjaan yang biasa dilakukan oleh skid steer loader atau compact track loader, mulai dari pekerjaan standar seperti loading dan dumping material ke atas truk tanpa menggunakan ramp (radial lift) maupun fungsi forklift (vertical lift), bahkan pekerjaan penggalian (radial lift). JCB Teleskid adalah satu-satunya skid steer di dunia yang mampu melakukan penggalian sampai kedalaman 0,9 meter.

Baca juga :
Vertical vs Radial Skid Steer Loader, Mana yang Seharusnya Dipilih?

Dengan single boom, JCB Teleskid merupakan satu-satunya pabrikan yang memproduksi skid steer dengan menggunakan pintu samping. Seperti kita ketahui untuk masuk ke skid steer lain, operator masuk dari bagian depan kabin/kanopi yang berisiko terpeleset dan mengalami cidera. Dengan menggunakan pintu samping, operator lebih aman untuk masuk ke unit dan mengoperasikannya. Tidak hanya itu, kabin JCB Teleskid memiliki jangkauan pandangan yang lebih luas saat beroperasi (2700), 60% lebih baik dibandingkan skid steer konvensional yang menggunakan 2 boom.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, JCB Teleskid menjadi pilihan skid steer yang menjanjikan. Namun kita masih harus menunggu unit ini dipasarkan di Indonesia, JCB baru berencana memasarkan JCB Teleskid ini di pasar Amerika Utara dengan kemungkinan juga dipasarkan di wilayah Eropa.

 

(TP)