Kaca Film Pada Alat Berat? Mengapa Tidak

Di negara tropis seperti Indonesia, teriknya sinar matahari bisa menjadi hal yang menguntungkan namun bisa juga menjadi hal yang merugikan. Salah satunya seperti pada pengoperasian alat berat. Kebanyakan alat berat beroperasi pada siang hari yang terik membuat operator memiliki tantangan tersendiri saat bekerja. Sinar matahari yang menembus masuk pada kabin alat berat disamping membuat tidak nyaman juga bisa menimbulkan bahaya. Contohnya bila bekerja pada area-area yang menyilaukan seperti pada pekerjaan penggalian pengangkutan  material pada quarry atau operasional crane yang membuat operator harus sering melihat pada arah ketinggian.

Pada mobil (passenger car) kaca film sudah biasa digunakan untuk mengatasi teriknya sinar matahari dan memberikan kenyamanan pada orang-orang yang di dalamnya. Namun pada alat berat, terutama di Indonesia, penggunaan kaca film masih merupakan satu hal yang langka ditemukan. Faktor utamanya adalah persoalan keselamatan kerja atau safety. Bisa dipahami, kaca film akan mengurangi daya pandang operator saat mengoperasikan alat berat. Padahal di berbagai negara, penggunaan kaca film cukup umum ditemukan.

Sebetulnya tidak ada suatu aturan kaca film tidak boleh digunakan pada alat berat. Pelarangan penggunaan kaca film pada alat berat lebih merupakan kebijakan lokal yang berlaku di situ. Sebagai contoh, sebuah perusahaan mengeluarkan aturan safety secara tertulis tentang pelarangan penggunaan kaca film pada alat berat, atau peraturan tidak tertulis yang lebih didasarkan pada preferensi orang-orang yang berwenang memutuskan di situ untuk tidak menggunakan kaca film.

Dibalik pro kontra tentang boleh/tidaknya menggunakan kaca film pada alat berat maupun kebiasaan yang berlaku setempat, penggunaan kaca film memiliki manfaat yang tidak berbeda seperti penggunaan kaca film pada mobil. Beberapa manfaat dari kaca film antara lain:

Memberikan Rasa Nyaman Kepada Operator

Operator yang bekerja mengoperasikan alat berat pada lingkungan yang panas dan berdebu cenderung akan cepat mengalami kelelahan (fatigue). Masuknya sinar matahari tanpa filter akan cepat meningkatkan temperatur pada kabin. Walaupun pada alat-alat berat keluaran terbaru banyak yang telah dilengkapi dengan AC, namun AC hanya bersifat memberikan rasa sejuk bukan mengurangi efek masuknya sinar matahari. Seperti juga pada mobil, masuknya sinar matahari yang pada siang yang sangat terik akan membuat fungsi AC hampir tidak terasa.

Penggunaan kaca film selain membuat kerja AC menjadi lebih ringan dengan mengurangi peningkatan temperatur, yang pada akhirnya membuat kompresor AC menjadi awet, yang terpenting akan membuat operator merasa lebih nyaman. Dengan bekerja lebih nyaman, produktivitas pun bisa meningkat.

Meningkatkan Keselamatan Kerja

Sinar matahari yang sangat terik berpotensi menimbulkan pantulan pada benda-benda di sekitar pengoperasian alat berat yang sangat menyilaukan. Hal ini berpotensi mengganggu pandangan operator bahkan saat melakukan pekerjaan yang berbahaya.Sebagai contoh, pada pengangkatan beban berat yang yang dilakukan crane, seringkali membutuhkan konsentrasi penuh dari operator dalam mengatur posisi benda yang diangkat. Bila pada saat itu operator mengalami kesulitan pandangan karena benda yang diangkat memantulkan sinar yang menyilaukan maka situasi seperti ini sangat berbahaya. Dengan adanya kaca film, pantulan sinar yang menyilaukan ini bisa dikurangi.

 

Melindungi Operator dari Benda-Kenda Keras

Alat berat sering bekerja pada lingkungan yang berbahaya. Pada lingkungan seperti ini tidak menutup kemungkinan alat berat terhantam benda keras berukuran besar atau benda kecil yang melenting. Dengan adanya kaca film resiko bahaya yang dihadapi operator bisa diminimalisir. Kaca film akan menahan kuatnya hantaman pada kaca sekaligus membuat pecahan kaca tidak langsung mengenai operator.

Yang perlu diperhatikan bila akan menggunakan kaca film pada alat berat adalah kualitas dari kaca film yang digunakan. Kaca film yang baik tidak sekedar berwarna gelap, namun harus mampu mengurangi sinar UV (Ultra Violet) yang masuk pada kabin alat berat. Gunakan kaca film yang dikenal memiliki kualitas yang baik. Kaca film juga harus terpasang dengan baik.

Selain itu tingkat gelapnya kaca film harus diperhatikan. Jangan memilih kaca film yang terlalu gelap karena justru akan menimbulkan berkurangnya pandangan operator. Sebagai referensi gunakan tingkat kegelapan kaca film berkisar 40-60%. Penggunaan kaca film yang memantulkan cahaya juga tidak disarankan karena akan menimbulkan pantulan cahaya yang bisa membahayakan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Gunakan kaca film pada alat berat yang biasanya digunakan bekerja pada siang hari. Jangan menggunakan kaca film pada alat berat yang beroperasi pada malam hari, seperti alat-alat berat pada pertambangan. Efek kaca film pada malam hari akan mengurangi kemampuan pandangan operator secara drastis yang justru berpotensi menimbulkan bahaya.

(LK)

Leave a Comment