Lamborghini Farm Tractor, Cikal Bakal Lamborghini Super Car dan F1

Lamborghini dikenal melalui mobil-mobil yang berkategori super car yang berharga mahal yang dimiliki pesohor-pesohor dan orang-orang yang sangat kaya. Disamping itu, kiprah Lamborghini di balap mobil Formula 1 makin mengokohkan merek ini sebagai merek mobil terkemuka di dunia. Namun tahukah Anda, nama besar Lamborghini justru diawali dari taktor pertanian?

Pada awalnya, Ferruccio Lamborghini membangun Lamborghini bukanlah sebagai pembuat mobil-mobil super car. Latar belakangnya yang berasal dari keluarga petani justru menginspirasinya untuk mengembangkan traktor pertanian. Tidak mengherankan, karena saat itu tahun 1948, Perang Dunia II belum lama berakhir, dimana-mana pertanian mengalami kehancuran.  Kebutuhan pangan yang sangat mendesak membuatnya mulai berpikir mengembangkan traktor pertanian. Ia pun mulai memodifikasi sebuah kendaraan militer menjadi traktor dengan berbekal pendidikan teknik yang pernah dienyamnya, ditambah pengalamannya selama Perang Dunia II saat ia bekerja di sebuah pool kendaraan militer.

Dengan berbekal kemampuan dan pengalamannya, Ferrucio mampu membuat produk otomotif dari nol menjadi produk yang bisa beroperasi dengan baik. Berawal dari sebuah gudang tua yang menjadi bengkelnya, dalam waktu singkat traktornya segera dikenal oleh para petani sebagai traktor yang memiliki kualitas yang baik. Tidak heran, karena 80% dari komponen dan spare part penyusun traktornya dibuat sendiri di bengkelnya. Ia sering mengadakan kompetisi dengan petani-petani setempat yang memiliki traktor pertanian, hanya sekedar untuk menunjukan kemampuan traktor yang dibuatnya.

Pada tahun 1949, Ferrucio membangun pabrik traktor pertamanya berikut perusahaan yang menaunginya, Lamborghini Trattori SpA. di kota Cento, Itali. Berawal dari beberapa karyawan, pada awalnya pabrik ini hanya mampu memproduksi 1 unit traktor per hari. Namun sambutan positif terus didapat perusahaan yang masih bayi ini, dan permintaan akan traktor Lamborghini semakin meningkat. Pada tahun 1958, Lamborghini Trattori SpA mampu memproduksi 1500 unit traktor per tahunnya.

Ia pun mulai merambah bisnis otomotif. Pada tahun 1963, Ferrucio mendirikan Automobili Ferruccio Lamborghini S.p.A. yang berfokus pada produksi mobil. Salah satu tujuannya membangun industri otomotif karena ia ingin melawan merek-merek mobil terkemuka yang saat itu merajai pasar Itali, salah satu di antaranya adalah Ferrari.

Pada tahun 1969, produksi traktor Lamborghini telah mencapai 5000 unit per tahun, yang membuat Ferrucio berencana untuk membangun pabrik yang lebih besar. Pada tahun 1971, ia memindahkan pabriknya ke lokasi yang baru. Pada saat itu, Lamborghini Trattori SpA telah menduduki peringkat 3 dalam pemasaran traktor di Italia. Namun malang, pada tahun 1972 ia mengalami pembatalan order yang nilainya cukup besar dan mengalami kerugian. Ia menjadi tidak yakin akan bisnis traktor pertanian yang telah dibangunnya dari awal. Ia pun menjual perusahaannya kepada Same Co of Treviglio, namun bekas pabriknya tetap memproduksi traktor-traktor Lamborghini. Pada tahun 1979, pabrik ini mampu memproduksi 10.000 traktor per tahun, dimana 26% dari produksinya diekspor ke berbagai negara di dunia dan 8% dipasarkan di Itali.

Salah satu kunci kesuksesan traktor pertanian Lamborghini adalah karena komitmennya yang kuat terhadap kulitas, yang terus dipertahankan sampai dengan saat ini. Salah satu generasi terbaru dari traktor Lamborghini adalah Lamborghini Rekord yang di Indonesia dipegang oleh PT. Equipindo Perkasa.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
PT. Equipindo Perkasa
Equipindo Building Jln Boulevard Raya 1
Kirana Boutique Offfice Block D1 No 1 & 2
Kelapa Gading-Jakarta Utara 14240
Phone : +6221-2937 5628
Fax : +6221-2937 5629
Email : sales@equipindo.com
Website : www.equipindo.com

(BW)

Leave a Comment