Memenuhi Kebutuhan Bisnis Konstruksi di Indonesia, Volvo Meluncurkan EC200D

Pembangunan jalan yang diintensifkan pemerintah selama lebih dari 2 tahun terakhir di seluruh wilayah Indonesia, membutuhkan berbagai peralatan berat yang sesuai dengan kondisi alam Indonesia. Untuk menjawab kebutuhan ini Volvo CE memperkenalkan excavator EC200D yang memiliki kualitas mumpuni dan produktivitas tinggi, namun tetap hemat bahan bakar. Fiturnya yang canggih membuat alat berat ini sangat ideal untuk digunakan dalam pekerjaan konstruksi umum.

EC200D merupakan excavator kelas 20 ton yang menawarkan efisiensi bahan bakar pada berbagai pekerjaan konstruksi umum seperti pembangunan jalan, pengelolaan lahan dan pekerjaan umum lainnya. Excavator ini memiliki rentang boom 5.7 m, arm 2.9 m dan bucket 0.8 m3, dengan tenaga breakout maksimumnya mencapai 116 kN.

Menggunakan engine Volvo D5E Tier 3 yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 115 kW pada torsi 2,000 rpm dan hemat bahan bakar. Desainnya yang ergonomis mampu meningkatkan kenyamanan dan visibilitas operator dalam kabin. Keunggulan lainnya unit dapat bekerja dengan kombinasi yang pas dengan produk Volvo lainnya seperti compactor DD100 dan paver ABG5820.

Gerrit Lambert, Sales & Marketing Director Volvo CE Indonesia menjelaskan bahwa kehadiran EC200D merupakan terobosan yang menarik untuk industri alat berat di Indonesia. “Banyak perusahaan konstruksi yang mendambakan alat-alat berat Volvo. Dengan kehadiran EC200D ini kami berusaha memberikan kemudahan bagi para customer di Indonesia dalam jajaran armada mereka,” ujarnya. “Kami menaruh harapan yang besar pada excavator ini. Diharapkan EC200D dapat meningkatkan jumlah penjualan di kelas 20 ton”, tambahnya.

Kombinasi fitur penghematan bahan bakar yang tinggi dengan desain yang sesuai untuk kebutuhan konstruksi umum pada EC200D menunjukkan bahwa Volvo CE merasa yakin jika excavator baru ini akan menjadi primadona bagi penggunanya.

“Kami berharap EC200D mampu menarik perhatian perusahaan konstruksi besar, serta pengusaha dan kontraktor,” ujar Gerrit Lambert. “Kami juga mengharapkan ketertarikan yang tinggi dari perusahaan rental dengan dirilisnya produk ini. Spesifikasi dan desain EC200D membuatnya menjadi pilihan terbaik untuk industri rental alat berat.”

Di kelas 20 ton, Volvo menawarkan juga excavator EC210D yang telah terbukti ketangguhannya. Hal ini akan memudahkan customer untuk memilih excavator Volvo di kelas 20 ton yang sesuai dengan kebutuhan mereka. EC210D menawarkan lebih banyak fitur menarik dibandingkan dengan EC200D, sehingga sangat pas digunakan untuk pekerjaan berat seperti penambangan atau penggalian, serta konstruksi umum.

A.M. Muralidharan, Vice President Sales Support and Dealer Development, Volvo CE untuk wilayah Asia Pasifik, menyatakan Volvo EC200D memiliki daya tarik yang kuat di pasar Indonesia maupun kawasan Asia.

“Kami melihat banyak potensi di Asia untuk excavator Volvo kelas 20 ton yang dirancang khusus untuk pekerjaan konstruksi umum,” jelasnya. “Volvo membagi excavator kelas 20 ton menjadi dua segmen. Pertama, untuk mereka yang menginginkan mesin dengan performa tinggi dan tangguh untuk pekerjaan penambangan dan penggalian. Kedua, untuk mereka yang khusus menginginkan kemudahan di sektor konstruksi umum. Dengan diluncurkannya EC200D, diharapkan dapat memperkuat lini produk kami untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelanggan di kelas 20 ton. EC200D menunjukkan performa yang sesuai dari sebuah excavator 20 ton dengan konsumsi bahan bakar yang efisien.”

Penjualan Volvo EC200D telah dimulai sejak awal tahun 2018. Dukungan penjualan dan servis untuk unit ini dilakukan oleh dealer-dealer Volvo CE di Indonesia, yaitu Intraco Penta Prima Servis dan Indotruck Utama

Spesifikasi Umum
Engine : D5E, Tier 3
Output : 123 kW pada 2000 rpm (ISO 14396/SAE J1995 123 kW)
Breakout force* : 116 kN
Kapasitas bucket : 0,8 m3
Jangkauan penggalian maksimum 9,70 m (dengan boom 5,7 m dan arm 2,9 m)
Kedalaman penggalian maksimum : 6,68 m (dengan boom 5,7 m dan arm 2,9 m)
jangkauan : 6,0 m (pada ketinggian 1,5 m)
Bobot operasi : 19,8 – 20,3 ton

(TP)

Leave a Comment