Jobs on the Go

Mengenal Application Engineer, Sebuah Profesi Menentukan Dalam Investasi Alat Berat

Dalam rencana investasi alat berat, penentuan alat berat yang tepat merupakan proses yang tidak mudah namun sangat penting. Kesalahan dalam penentuan alat berat akan berdampak jangka panjang terhadap produktivitas perusahaan. Kerumitan dalam penentuan alat berat akan semakin bertambah jika alat berat yang akan dibeli jumlahnya cukup banyak dan beragam alias fleet.

Pada rencana pembelian alat berat dalam jumlah yang banyak dan beragam diperlukan perhitungan berbagai faktor penting, dari mulai produktivitas sampai dengan biaya operasional dan pemeliharaan alat berat sesuai. Disnilah sebuah fungsi pekerjaan, Application Engineer, diperlukan.

application_engineer_equipina

Application Engineer adalah sebuah fungsi di bawah koordinasi Marketing Department sebuah perusahaan alat berat yang bertugas memberikan rekomendasi alat berat kepada sales dan manajemen berupa jenis dan jumlah alat berat yang sebaiknya diinvestasikan oleh customer. Nantinya rekomendasi ini akan menjadi acuan dari sales dan manajemen dalam melakukan negoisasi.

Untuk menentukan kombinasi dan alat alat berat yang optimal, seorang Application Engineer akan melakukan site survey untuk mendapatkan gambaran lokasi kerja dari customer.Berbagai informasi penting akan didapat pada survey ini, yang bisa dikategorikan menjadi 2 kelompok informasi: data teoritikal dan data lapangan. Data teoritikal merupakan data dari survey-survey yang sudah dilakukan customer seperti peta geologi, topografi, termasuk diantaranya data-data dari Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Data teoritikal ini akan digabungkan dengan data lapangan yang berasal dari pengukuran langsung yang dilakukan oleh sang Application Engineer.

Dalam mendapatkan data lapangan, Application Engineer juga akan sekaligus membandingkan data pengukuran yang diperolehnya dengan data teoritikal yang sudah diperoleh dari pihak perusahaan. Dengan diperolehnya berbagai data penting, Application Engineer mulai bisa melakukan perhitungan alat berat yang dibutuhkan. langkah awal yang dilakukan adalah menentukan jenis alat berat yang dibutuhkan dan menghitung produktivitas dari masing-masing alat berat. Dalam penghitungan produktivitas, digunakan data-data yang sudah diperoleh sebelumnya sehingga walaupun perhitungan ini bersifat teoritis, namun keakuratannya bisa mendekati kondisi nyata saat nantinya alat berat beroperasi.

Untuk menghitung produktivitas alat berat, data-data teoritis dari pabrik tetap diperlukan, contohnya sebuah excavator dengan swing speed-nya. Setelah cycle time yang dilakukan excavator dihitung maka akan bisa dihitung produktivitas per jam yang dilakukan excavator itu dengan jumlah dump truck yang bisa dilayaninya. Tidak hanya untuk alat-alat berat yang terlibat dalam pekerjaan utama,berbagai alat berat pendukung juga dimasukkan dalam perhitungan.

Nantinya sang Application Engineer akan membuat laporan yang berisikan berbagai data dan analisa yang melahirkan rekomendasi akhir alat berat yang dibutuhkan. Laporan ini sekaligus menjadi bahan rujukan bagi customer karena sangat mungkin rekomendasi itu melahirkan hal-hal yang harus diperhatikan oleh sang pemilik alat berat nantinya. Laporan ini akan ditujukan kepada manajemen dari perusahaan dimana ia bekerja, sales in-charge serta pihak manajemen dari customer.

application_engineer_equipina_1

Fungsi Application Engineer tidak saja berkaitan dengan rekomendasi alat berat. Untuk memperkuat analisanya, Application Engineer perlu melengkapi basis data yang dimilikinya yang kelak digunakan untuk berbagai analisa. Misalnya data-data Mean Time Before Repair (MTBR) dan Mean Time Before Failure (MTBF) dari komponen-komponen tertentu misalnya engine, transmisi, motor, pompa, dll. Data-data ini nantinya akan digunakan sebagai basis data dalam menghitung estimasi biaya maintenance, termasuk untuk perhitungan Owning & Operating Cost yang diperlukan dalam pengambilan keputusan nantinya. Untuk itu seorang Application Engineer juga perlu melakukan riset-riset kecil secara berkala.

Berbagai keterampilan (skill) juga perlu dikuasi oleh seorang Applicatin Engineer, misalnya sebaiknya ia mampu mengoperasikan alat berat, termasuk memahami berbagai proses pekerjaan di sebuah workshop. Untuk itu seorangApplication Engineer juga perlu bisa berkoordinasi dengan berbagai pihak dengan baik.

 

(BW)