Mengenal Webbing Sling dan Faktor-Faktor Yang Harus Diperhatikan Untuk Keselamatan Kerja

Dalam berbagai pekerjaan di pertambangan atau konstruksi kerap kali dibutuhkan pekerjaan mengangkat dan memindahkan benda-benda yang berat dengan menggunakan alat berat.Pekerjaan maintenance alat berat misalnya overhaul adalah satu contoh pekerjaan yang banyak membutuhkan aktivitas mengangkat benda-benda yang berat, misalnya engine, transmisi, dll.

Untuk mengangkat benda-benda berat ini dibutuhkan alat bantu yang menghubungkan alat pengangkat seperti crane dan benda yang akan diangkat. Webbing sling merupakan alat bantu yang umum karena telah dirancang peruntukannya untuk mengangkat beban yang berat. Sangat tidak disarankan menggunakan rantai atau tali karena kita tidak mengetahui kondisinya dan kapasitas angkatnya.

Di pasaran bisa kita temukan bermacam-macam webbing sling dengan warna yang berbeda-beda. Pemahaman diperlukan untuk memilih webbing sling yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Kesalahan dalam pemilihan webbing sling akan berakibat timbulnya potensi bahaya, seperti webbing sling putus karena tidak kuat mengangkat beban atau pemborosan biaya karena membeli webbing sling yang tidak sesuai, misalnya membeli webbing sling yang memiliki kapasitas angkat jauh melebihi kapasitas yang dibutuhkan.

Webbing sling adalah alat bantu angkat berupa anyaman/tenunan (webbing) yang biasanya terbuat dari polyester, nylon atau polypropelene dan dibuat berbentuk datar atau pipih dan juga berbentuk tabung dengan ukuran lebar yang berbeda-beda, tergantung pada kekuatan atau breaking load dari webbing sling tersebut.

Pada webbing sling yang umum kita jumpai di pasaran, umumnya menggunakan material polyester. Polyester ini dipilih dengan pertimbangan lebih ringan sehingga mudah dan aman digunakan untuk lifting atau mengangkat, lebih fleksibel, tidak berkarat sehingga tidak merusak besi, tidak merusak atau membuat kotor barang yang diangkat dan mudah untuk diinspeksi, serta harganya relatif terjangkau. Untuk aplikasi-aplikasi tertentu yang membutuhkan kapasitas yang sangat tinggi, biasanya digunakan material kevlar yang harganya jauh lebih mahal.

Webbing sling dapat dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Eye Webbing Sling
  • Round Webbing Sling

Eye webbing sling adalah webbing yang ujungnya diberikan jahitan yang membentuk lingkaran sebagai alat kait sebagai penggantai wire rope sling/chain sling dan atau webbing yang dijahit melingkar agar dapat dikaitkan pada sebuah benda untuk ditarik/diangkat.

Sementara round webbing sling adalah webbing sling yang dijahit berbentuk melingkar/lingkaran dan dibungkus dengan pembungkus dari serat sintetis yang juga terbuat dari bahan yang sama. Round sling juga dapat digunakan untuk menggantikan fungsi dari wire rope sling ataupun chain sling karena memang bentuknya yang melingkar dapat digunakan untuk mengait barang yang akan diangkat ataupun diikat dalam aplikasi lifting dan lashing (angkat dan ikat).

Pada setiap webbing sling selalu tercantum keterangan penting dari webbing sling tersebut, yaitu angka SWL dan panjang dari webbing sling. Informasi penting lainnya adalah warna dari webbing sling itu. Saat akan membeli webbing sling kita harus memperhatikan penggunaan webbing sling nantinya. Walaupun tidak mungkin menentukan secara pasti berat beban yang akan diangkat karena bervariasinya berat benda yang akan diangkat, pilihlah webbing sling yang memiliki SWL melebihi perkiraan berat benda maksimum yang akan diangkat nantinya.

Round Webbing Sling

SWL merupakan kependekan dari Safe Working Load,merupakan indikator penunjuk kapasitas dari webbing sling tersebut. Namun perlu diperhatikan, SWL tidak bisa langsung diterapkan sama untuk semua aplikasi, karena perbedaan pada aplikasi juga berbeda SWL-nya. Setiap pabrikan telah menyertakan sebuah tabel yang dinamakan Tabel SWL. Untuk pertimbangan keselamatan kerja, customer yang membeli webbing sling harus menggunakan tabel ini sebagai referensi.

Tabel SWL ini juga berbeda antara satu pabrikan dengan pabrikan lainnya, sehingga kita tidak bisa menggunakan tabel SWL dari sebuah produk untuk digunakan pada produk webbing sling lain yang berbeda merek. Begitu juga dengan warna, sangat tidak disarankan mencampur webbing sling yang berbeda warna untuk mengangkat sebuah benda. Situasi ini bisa terjadi saat akan mengangkat sebuah benda yang membutuhkan webbing sling pada keempat sudutnya misalnya sebuah box, atau mengangkat sebuah engine yang membutuhkan dua webbing sling.

Contoh dari sebuah tabel SWL bisa dilihat pada tabel di bawah.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan saat penggunaan webbing sling:

Selalu lakukan pemeriksaan terhadap webbing sling, terutama pada webbing sling lama. Jika kondisi webbing sling sudah tidak aman seperti terputusnya sebagian dari webbing sling atau jahitan webbing sling yang lepas, jangan gunakan webbing sling itu karena berpotensi putus saat digunakan.

Bila mengangkat sebuah benda yang membutuhkan lebih dari satu webbing sling, seperti mengangkat engine, box, dll. pastikan tidak ada webbing sling yang terbelit dengan yang lain.

Bila mengangkat sebuah benda yang membutuhkan lebih dari satu webbing sling, jangan menggunakan webbing sling yang berbeda panjang, warna dan SWL-nya.

(TP)

Leave a Comment