Featured Product

Menyingkap Variable Geometry Turbocharger Pada Hyundai Wheel Loader HL770

Pada alat berat, turbocharger merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional alat berat itu. Betapa tidak, alat berat membutuhkan tenaga yang besar untuk mampu menggerakan berbagai fungsi kerjanya. Sehingga peranan turbocharger untuk meningkatkan efisiensi volumetrik engine sangat penting. Tanpa turbocharger, engine hanya bisa menggunakan udara yang dihisap secara natural untuk digunakan dalam pembakaran.

Sayangnya, turbocharger juga memiliki kelemahan. Bergantungnya turbocharger pada gas buang yang dihasilkan pembakaran pada ruang engine membuat turbocharger tidak fleksibel. Pada putaran engine tinggi yang berarti volume gas buang yang tinggi juga, vane-vane pada turbocharger berputar sangat cepat yang berarti volume udara yang masuk ke ruang bakar juga besar. Namun pada putaran engine rendah hal sebaliknya akan timbul. Dengan kata lain turbocharger menjadi kurang efektif pada putaran engine rendah.

Padahal bila kita mengamati operasi sebuah alat berat, putaran engine bisa naik dan turun secara drastis dalam waktu singkat untuk menyesuaikan dengan pekerjaan yang dilakukan. Walaupun turbocharger bisa diatur putarannya, misalnya untuk putaran rendah, masalah yang sama akan timbul saat putaran engine tinggi karena turbocharger tidak bisa mengimbangi putaran engine. Alhasil, adanya turbocharger pun tidak terasa pengaruhnya.

Menyadari kelemahan dari turbocharger ini, kemudian orang mendesain turbocharger yang bisa bekerja dengan fleksibel menyesuaikan dengan tinggi rendahnya putaran engine. Pengembangan turbocharger inilah yang kemudian dikenal dengan istilah variable geometry turbocharger.

variable_geometry_turbocharger_equipina

Variable geometry turbocharger atau yang juga dikenal dengan variable nozzle turbines bekerja dengan prinsip menyesuaikan geomteri bagian dalam housing turbocharger sesuai dengan besar kecilnya volume gas buang yang masuk (tinggi rendahnya putaran engine). Ada 2 jenis variable geometry turbocharger, untuk engine-engine yang digunakan pada mobil penumpang, mobil balap maupun kendaraan komersial kecil, variable geometry turbocharger menggunakan bilah-bilah vane yang aerodinamis yang berputar secara serempak. Gas hasil pembakaran akan berputar di sepanjang bagian dalam housing sebelum dialirkan ke luar. Dengan adanya bilah-bilah vane ini, udara yang keluar dari outlet turbocharger relatif stabil.

Sementara pada variable geometry turbocharger pada engine-engine yang digunakan oleh alat berat menggunakan sebuah sliding wall yang bisa bergerak maju mundur membuka dan menutup inlet turbocharger. Berbeda dengan pada mobil penumpang, bilah-bilah vane pada variable geometry turbocharger pada alat berat tidak berputar, yang hanya berfungsi mengalirkan gas yang masuk pada bagian dalam turbocharger. Penyesuaian gas hasil pembakaran didapat dengan pergerakan sliding wall.

Salah satu alat berat yang menggunakan variable geometry turbocharger adalah wheel loader Hyundai Hl770. Wheel loader kelas 4,5 m3 ini menggunakan engine Cummins QSL9 8,9 L 6 silinder segaris 4 cycle, pendingin udara, direct injection, turbocharged, charge air cooled, low emission. Engine Cummins menggunakan turbocharger yang diproduksi oleh Holset.

hyundai_wheel_loader_hl_770_equipina_1

Sebagai informasi, Holset merupakan produsen utama untuk turbocharger bertipe variable geometry yang ada di pasaran. Pada Hyundai HL770, digunakan desain baru variable geometry turbocharger dengan aktuator yang diaktifkan secara elektronik. Berbeda dengan variable geometry turbocharger generasi sebelumnya yang menggunakan hydraulic actuator atau air actuator yang memanfaatkan tekanan air-brake system, dengan sistem elektronik, pergerakan sliding wall menjadi lebih halus dan presisi. Alhasil suplai gas yang keluar dari turbocharger dan masuk ke ruang bakar engine menjadi lebih konsisten. Dampak yang dirasakan oleh operator dalam pengoperasian alat berat seperti Hyundai HL770 ini, engine menjadi lebih bertenaga pada setiap putaran engine baik rendah maupun tinggi.

Dengan suplai gas yang lebih konsisten juga akan membuat proses pembakaran lebih sempurna sehingga konsumsi bahan bakar pun menjadi lebih hemat, sesuatu yang menjadi keunggulan wheel loader ini.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

PT. United Equipment Indonesia (Uniquip)
Jl. Raya Cakung Cilincing Kav. 203
Jakarta Timur 13910
P: +62-21 46833232
F: +62-21 4615466

Hotline:
Marketing: +62-812 8866 5222
Product Support: +62-812 1812 9222
Customer Service: +62-812 9789 3222
Email: info@uniquip-indo.com
Website: http://uniquip.co.id

 

(HP)