Events

Pameran Teknologi Tanpa Galian, Trenchless Indonesia

Pada berbagai pekerjaan konstruksi terutama proyek-proyek berskala besar yang berada di wilayah perkotaan yang padat, salah satu pekerjaan yang sulit dan memakan biaya besar adalah pekerjaan pemindahan berbagai infrastruktur yang sudah eksis, misalnya jalan, kabel listrik, pipa gas, air minum, dll. Demi kemudahan pekerjaan konstruksi yang akan berlangsung serta keselamatan masyarakat yang berada di sekitar area konstruksi itu, mau tidak mau pekerjaan pemindahan berbagai fasilitas infrastruktur yang sudah lebih dulu ada harus dipindahkan.

Karena alasan itu, di berbagai kota besar dunia, sebuah proyek pembangunan berskala besar seperti jalan atau jalur kereta api seringkali dibangun dengan menggunakan terowongan bawah tanah (tunelling). Terowongan bawah tanah merupakan alternatif yang sering dipilih karena bisa menghindarkan berbagai permasalahan yang timbul akibat pemindahan berbagai infrastruktur.

Walaupun metode ini sudah banyak digunakan di berbagai negara di dunia, bagi Indonesia hal ini masih merupakan hal yang baru. Proyek konstruksi pertama yang menggunakan metode ini adalah proyek MRT di Jakarta. Seperti kita ketahui pada proyek MRT fase 1 sepanjang kurang lebih 16 km yang membentang dari Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI, 6 km diantaranya merupakan jalur underground yang membentang dari Senayan sampai dengan Bundaran HI.

Pada proyek underground ini digunakan 4 buah mesin bor raksasa (Tunnel Boring Machine (TBM) bekerja pada arah yang berbeda, masing-masing 2 mesin bor untuk membuat jalur bawah tanah yang menyambungkan enam stasiun, yaitu Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia, pada kedalaman 17,5-28 meter. Metode ini mampu membuat pekerjaan yang rumit menjadi lebih simpel.

trenchless_indonesia_2017_equipina

Teknologi tanpa galian (trenchless) seperti yang digunakan pada proyek MRT di Jakarta terbukti bisa menghindarkan berbagai kesulitan yang timbul ketimbang menggunakan metode konvensional. Pada metode konvensional, jalur underground digali dengan menggunakan alat-alat berat sebelum akhirnya dipasang pipa-pipa raksasa sebagai terowongan, barulah terowongan ditimbun kembali dengan tanah. Bayangkan begitu banyaknya dump truck yang digunakan untuk memindahkan tanah, belum lagi kemacetan parah yang akan timbul akibat pekerjaan tersebut dan lalu lalang dump truck. Jalur listrik, air minum, pipa gas dan lain-lain juga harus dipindahkan selama proyek berlangsung dan dikembalikan lagi saat terowongan telah selesai.

Dengan teknologi trenchless, hanya melibatkan tunnel boring machine yang bekerja di bawah tanah. Berbagai infrastruktur dan kesibukan di atas permukaan tanah dapat berlangsung tanpa gangguan.

Untuk memberikan pemahaman tentang teknologi trenchless secara menyeluruh, HQ Bizlink International, Pte. Ltd., akan menggelar sebuah exhibition yang bertajuk Trenchless Indonesia. Di pameran yang akan berlangsung pada tanggal 30-31 Agustus 2017 dengan mengambil tempat di Balai Kartini, Jakarta Selatan ini akan menghadirkan berbagai peralatan tunnel boring machine baik untuk keperluan pekerjaan indoor maupun outdoor, komponen, spare part, berbagai layanan seperti Horizontal Directional Drill, Micro Tunelling Machine, Tunnel Boring Machine, Pipe Jacking Machine, Solid Control, Piping Technology dari berbagai produsen terkemuka di dunia untuk peralatan konstruksi bawah tanah, baik dari Eropa maupun Asia, selain presentasi teknis untuk industri konstruksi infrastruktur bawah tanah.

Pada pameran ini , Dr. Ing. Klaus Beyer, Sekretaris Eksekutif dari GSTT (German Society of Trenchless Technology) akan menyampaikan secara sekilas mengenai trenchless technology dengan tema “Why Trenchless Technology” pada pembukaan Trenchless Indonesia. Beliau akan membahas tentang penghematan dan keuntungan yang bisa didapat dari penerapan teknologi trenchless ini.

trenchless_indonesia_2017_equipina_1

Pada pameran ini, Asosiasi PE100+, sebuah asosiasi industri yang berbasis di Belanda yang terdiri dari berbagai manufaktur yang memproduksi polyethylene (PE) yang memiliki tujuan mempromosikan pembuatan dan pemakaian polyethylene untuk  pipa-pipa PE100 dengan kualitas terbaik, akan menyampaikan mengenai pentingnya kesadaran akan kontrol kualitas dan kualitas produk untuk material pipa PE100+. Asosiasi ini juga akan mempertunjukkan tools online baru, Panduan Teknis Tanpa Galian, untuk membantu para insinyur sipil mempertimbangkan instalasi tanpa galian, memilih diameter pipa PE yang tepat & SDR serta daftar metode tanpa galian yang layak untuk mencapai persayaratan yang ditentukan.

Pada hari pertama pameran ini akan berlangsung dari pukul 10.00-17.00. Untuk hari terakhir pameran berlangsung dari pukul 10.00-16.00.

Untuk pendaftaran, hubungi : Mayang (0857 1886 5663) atau melalui pendaftaran online pada alamat https://www.cityinfraindo.com/visitor-registration-form

 

(TP)

Leave a Reply