Business & Profile

Sekilas Mengenai ZF, Raja Transmisi Asal Jerman

Tidak banyak perusahaan di dunia yang bisa mencapai usia lebih dari 100 tahun dan terus berkembang sampai dengan saat ini. Salah satu di antaranya adalah ZF yang dikenal dengan produk-produk transmisinya yang dipergunakan pada berbagai produk otomotif dan alat berat.

ZF Friedrichshafen AG (ZFAG), yang lebih dikenal sebagai ZF Group, (ZF = “Zahnradfabrik” = “Gear Factory”), adalah sebuah perusahaan multinasional asal Jerman yang memproduksi berbagai komponen dan spare part bagi otomotif dan alat berat di bawah brand ZF yang berkantor pusat di Friedrichshafen, di barat daya wilayah Baden-Württemberg.

Berdiri pada tahun 1915. Lebih dari 90% saham ZF Friedrichshafen AG dimiliki oleh Luftschiffbau Zeppelin GmbH, yang dimiliki dan dikontrol oleh pemerintah kota Friedrichshafen. Pendirian ZFAG dimaksudkan untuk memproduksi gear untuk Zeppelin, sebuah pesawat balon udara yang saat itu sedang dikembangkan dikembangkan dengan intens oleh Luftschiffbau Zeppelin GmbH.

Pada tahun 1919, ZFAG mengubah fokusnya dengan mulai memproduksi komponen dan spare part bagi otomotif, yang terus berkembang sampai dengan saat ini. Sebagai sebuah entitas bisnis, ZFAG memberikan prioritas besar terhadap desain engineering, R&D dan manufaktur pada industri otomotif baik kendaraan pribadi maupun kendaraan komersil. Tidak hanya itu, ZFAG juga mengembangkan produk-produk pada industri transportasi kereta, maritim, pertahanan dan navigasi. Saat ini secara global, ZFAG memiliki 137 ribu tenaga kerja profesional yang tersebar di sekitar 230 lokasi di 40 negara.

Di tahun 2016, ZFAG berhasil membukukan penjualan hingga EUR 35,2 milyar. Sadar bahwa inovasi merupakan kunci keberhasilan sebuah perusahaan, setiap tahunnya ZFAG menginvestasikan sekitar enam persen dari total penjualannya untuk mengembangkan riset sehingga mampu menciptakan sukses yang berkelanjutan melalui teknologi inovatif dalam desain, engineering dan manufaktur. Salah satu pendorong ZFAG untuk terus melakukan inovasi adalah Vision Zero, sebuah visi untuk mengembangkan teknologi otomotif tanpa kecelakaan dan tanpa emisi.

Untuk mewujudkan visi itu, ZFAG membagi kegiatan bisnisnya menjadi divisi-divisi yang berfokus memproduksi produk-produk yang spesifik. Menariknya, divisi-divisi itu memiliki keterkaitan satu dengan yang lain, yang memungkinkan ZF untuk menawarkan produk-produk yang terintegrasi kepada customer-customernya. Adapun divisi-divisi pada ZFAG meliputi:

Teknologi Powertrain Kendaraan

Divisi Teknologi Powertrain Kendaraan memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengembangan, produksi, dan penjualan transmisi, axle drive, modul traksi, komponen driveline, termasuk cetakan-cetakan logam bagi produksinya.

zf_profile_equipina_1

Teknologi Sasis Kendaraan

Divisi ini bertanggung jawab untuk memproduksi sistem axle depan dan belakang bagi kendaraan dengan bobot sampai dengan 6 ton. Portofolio divisi ini mencakup komponen sasis dan steering, damper dan perangkat elektroniknya

Teknologi Kendaraan Komersial

Divisi Teknologi Kendaraan Komersial bertanggung jawab memproduksi powertrain dan teknologi sasis kendaraan dengan bobot lebih dari 3,5 ton.

Teknologi Industri

Merupakan divisi non otomotif dari ZF yang bertanggung jawab pada pengembangan dan manufaktur transmisi dan axle bagi alat-alat pertanian dan alat berat, teknologi driveline bagi peralatan material handling dan peralatan-peralatan khusus, sistem penggerak kapal, perangkat navigasi, termasuk gearbox bagi turbin-turbin berpenggerak angin.

E-Mobility

Merupakan divisi yang bertanggung jawab melakukan elektrifikasi dari produk-produk driveline ZF dengan maksud berkontribusi terhadap upaya pengurangan kadar emisi CO2 di jalan raya.

ZF Aftermarket

Divisi ZF Aftermarket bertanggung jawab memberikan layanan purna jual dari berbagai produk ZF pada customer-customer pengguna produk ZF, yang meliputi service dan customer service. Lingkup tanggung jawab divisi ini juga termasuk menangani aftermarket bagi produk-produk ZFAG lainnya yang meliputi brand-brand Sachs, Lemforder, TRW, Boge dan Openmatics.

Teknologi Pengaman Aktif dan Pasif

Divisi ini merupakan sebuah divisi baru dari ZF yang mengakuisisi TRW Automotive pada Mei 2015 yang bertanggungjawab memproduksi berbagai perangkat safety bagi produk-produk ZF lainnya.

ZF di Indonesia

Berbagai produk-produk ZF di Indonesia telah hadir cukup lama berupa produk ‘bawaan’ dari produk-produk otomotif dan alat berat dari Original Equipment Manufacturer (OEM). Sebelumnya, untuk support langsung produk-produk ZF dilakukan melalui para OEM dengan supervisi dari ZF yang membuka representatif office di Indonesia serta support tidak langsung dari ZF Singapura. Untuk memberikan pelayanan purna jual yang lebih baik di Indonesia, pada Maret 2017, berdirilah PT. ZF Aftermarket Jakarta (Baca juga : Fokus Meningkatkan Pelayanan di Indonesia, PT. ZF Aftermarket Jakarta Resmi Beroperasi).

Tonggak Perjalanan ZF di Indonesia:

  • 2001: Memulai operasi di Indonesia
  • 2007: Distributor transmisi ZF Ecomat kepada perusahaan bus antarkota termasuk PT Mayasari, PT Safari dan Busway Trans Jakarta
  • 2008: Distributor transmisi ZF Ecomid untuk Hino FM260
  • 2009: Distributor transmisi ZF untuk aplikasi migas
  • 2010: Distributor transmisi ZF Ecomid untuk Isuzu FVZ GIGA
  • 2011: Distributor transmisi ZF Ecosplit untuk HINO Truck 700 Series
  • 2012: Distributor transmisi ZF EcoLife untuk BRT Trans Jakarta
  • 2013: Distributor transmisi ZF Ecolife untuk HINO Bus Series (RN 285)
  • 2015: Distributor transmisi ZF Ecolife untuk Scania Trans Jakarta
  • 2017: Distributor transmisi ZF Ecolife untuk Mercedes Benz Maxi Bus Trans Jakarta
  • 2017: Distributor transmisi ZF Ecolife untuk Mercedes Benz Low Entry Bus Trans Jakarta
  • 2017: Distributor transmisi ZF Ecolife untuk Scania Low Entry Bus Trans Jakarta
  • 2017: Distributor transmisi ZF Ecolife untuk Volvo Maxi Bus Trans Jakarta
  • 2017: Distributor transmisi 8HP untuk aplikasi militer
  • 2017 : Pembentukan PT ZFAG Aftermarket Jakarta

 

(ES)

Leave a Reply