Operation

Sistem Deteksi dan Monitoring Alat Berat Berbasis Satelit : Orbcomm

Sistem deteksi alat berat yang tepat mampu menghasilkan penghematan melalui peningkatan produktivitas alat berat, mengurangi faktor human-error dari operator dan meningkatkan efisiensi pemeliharaan alat berat. Berbagai produk alat berat yang beredar di pasaran saat ini telah dilengkapi dengan sistem deteksi alat berat yang terintegrasi dengan sistem pengecekan kondisi alat berat. Sistem ini menggunakan metode transmisi data melalui gelombang yang dapat dipancarkan pada wilayah-wilayah yang berjauhan.

Namun jika alat berat bekerja pada wilayah terpencil apakah sistem deteksi masih bisa bekerja dan memberikan output yang diharapkan? Kita mengetahui sistem deteksi alat berat yang ada saat ini banyak menggunakan sinyal GSM seperti yang digunakan pada komunikasi selular. Padahal pada daerah-daerah terpencil seringkali sinyal-sinyal yang berbasis GSM sulit tertangkap atau kalau boleh dikatakan tidak ada. Jika kondisi yang ada seperti itu, apakah sistem deteksi alat berat yang ada masih bisa diandalkan?

Beberapa pabrikan alat berat telah menggunakan sistem berbasis satelit pada sistem deteksi alat berat yang diproduksinya. Namun kita perlu mengingat masih banyak produk-produk alat berat lama yang belum menggunakan sistem deteksi, kalaupun sudah menggunakan, kebanyakan masih mengandalkan sistem berbasis GSM. Di sinilah terlihat pentingnya sistem deteksi alat berat berbasis satelit yang bisa diaplikasikan pada berbagai produk alat berat.

Sistem deteksi alat berat memiliki fungsi-fungsi: keamanan, peringatan dini kondisi unit, preventive maintenance dan menekan biaya kapital dan operasional alat berat. Laporan dari National Crime Information Center, sebuah pusat informasi keamanan AS menyatakan, pada tahun 2012 tercatat lebih dari dari 10 ribu kasus pencurian pada alat berat si seluruh AS. Di sisi lain, kondisi alat berat yang bekerja pada kondisi yang buruk seringkali tidak termonitor dengan baik. Kondisi alat berat yang bekerja dipaksakan pada akhirnya akan mengakibatkan kerusakan yang timbul menjadi lebih buruk dan akhirnya menyedot biaya perbaikan yang besar.

Orbcomm adalah sistem deteksi alat berat yang berbasis satelit. Sistem ini dikembangkan oleh Orbcomm, sebuah perusahaan yang berbasis di New Jersey, AS, yang memproduksi sistem antar muka machine to machine untuk melacak, memonitor dan mengontrol aset tetap dan aset bergerak yang meliputi transportasi, alat berat, maritim, migas, utilitas dan pemerintahan. Perusahaan ini menyediakan perangkat keras, modem, aplikasi web dan layanan data melalui berbagai jaringan satelit dan jaringan selular.

Per Mei 2017, ada lebih dari 1,7 juta pelanggan yang menggunakan layanan Orbcomm. Selain itu, Orbcomm juga melayani pelanggan-pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM), seperti Caterpillar, Doosan, Hitachi, John Deere, Komatsu dan Volvo CE.

Tidak seperti kebanyakan perusahaan berbasis telekomunikasi yang  tidak memiliki satelit sendiri dan menyewa satelit dari pihak lain, Orbcomm memiliki satelit-satelit sendiri yang bisa dikatakan armada satelit (Lihat juga : satelit-satelit Orbcomm). Bisa dikatakan Orbcomm adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang memiliki armada satelit. Dengan kekuatan armada satelit yang dimilikinya, Orbcomm dapat menjangkau hampir seluruh wilayah di dunia, bahkan sekalipun pada daerah-daerah yang paling terpencil di muka bumi. Bekerjasama dengan Inmarsat, sebuah perusahaan telekomunikasi asal Inggris,yang juga memiliki armada satelit cukup besar, Orbcomm membangun platform teknologi satelite, yang meliputi standar hardware bagi satelit dan biaya jasa layanan satelit yang lebih efisiien bagi pasar penggunanya di seluruh dunia.

telematics_orbcomm_equipina_1

Dengan latar belakang dan kemampuannya dalam bidang telekomunikasi berbasis satelit, Orbcomm menawarkan solusi sistem deteksi bagi alat berat. Ada 2 sistem deteksi alat berat yang ditawarkan oleh Orbcomm, PT 7000 dan FleetEdge.

PT 7000 adalah sistem telematik berbasis aplikasi mobile, dimana sistem ini telah meliputi sensor, sistem koneksi pada alat berat dan software aplikasi. Dengan PT 7000, pengelola alat berat bisa mengetahui berbagai informasi vital, seperti posisi alat, sedang beroperasi atau membutuhkan maintenance, atau berapa tekanan oli,dan berbagai data dan informasi lainnya. Sistem ini sangat tepat digunakan oleh pengawas alat berat di lapangan. Dengan adanya data dan informasi ini, pengawas bisa mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan yang berarti meningkatkan efisiensi pada operasional alat berat.

FletEdge adalah sistem telematik berbasis aplikasi web. Sistem ini juga telah digunakan pada berbagai merek alat berat terkemuka di dunia, sehingga pengelola alat berat dapat mengontrol semua alat beratnya dengan lebih efektif. Tidak hanya untuk memonitor kondisi alat berat di lapangan, sistem ini juga mampu mendiagnosa keseluruhan kondisi fleet alat berat, sekaligus menganalisa kondisinya termasuk memprediksikan kondisinya.

Di Indonesia Orbcomm menunjuk PT Imani Prima sebagai Country Representative Orbcomm di Indonesia. Penunjukan ini telah berlangsung  sejak tahun 2007. Sebagai salah satu perusahaan IT terkemuka di Indonesia, PT Imani Prima telah resmi mendapatkan Ijin Penyelenggaraan Jasa Sistem Komunikasi Data dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika RI, pada tahun 2009.

Aliansi strategis di atas akan memperkuat portfolio bisnis PT Imani Prima di bidang pengiriman data atau tracking di laut selain data AIS Satelit yang juga telah dimiliki oleh Orbcomm. Terkait posisinya sebagai perwakilan resmi Orbcomm di Indonesia, PT Imani Prima menangani semua layanan Orbcomm bagi kebutuhan para pelanggannya di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

PT Imani Prima
Graha STR, 2nd Floor
Jl. Ampera Raya no. 11 Jakarta 12550
Phone :021 – 781 0428/021 – 781 0484
Fax : 021 – 781 0450
Email : contact@imaniprima.co.id
Website : https://imaniprima.co.id

Facebook : PT Imani Prima
Twitter : @ImaniPrima

 

(ES)

Leave a Reply