Product Review

Tata Xenon XT 2.2, Pilihan Baru Kendaraan Operasional Pertambangan

Orang sering mengatakan, menjadi yang muncul belakangan seringkali membawa keberuntungan. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat seringkali produk-produk yang muncul belakangan lebih baik dari pendahulu-pendahulunya. Hal ini tidak terlepas dari pengembangan-pengembangan yang dilakukan yang malah lebih baik dari produk-produk yang sudah lebih dulu ada. Hal inilah yang ditunjukkan Tata dengan kehadiran debutannya Tata Xenon XT 2.2 double cabin yang cocok digunakan sebagai kendaraan operasional pertambangan.

tata_xenon_xt_22_equipina

Kita tahu bahwa operasional pertambangan lekat dengan kondisi jalan yang buruk sehingga dibutuhkan kendaraan operasional yang mampu mengatasi berbagai kondisi jalan yang buruk sekaligus efisien. Disinilah faktor tenaga menjadi tidak relevan. Tata cukup jeli melihat kebutuhan di area pertambangan. Ketimbang memproduksi kendaraan dengan cc besar, Tata Xenon XT 2.2 justru menawarkan kendaraan dengan cc yang kecil namun memiliki torsi yang besar.

Tata Xenon XT 2.2 menggunakan engine diesel Tata 2.2L DICOR EURO II, water-cooled, direct Injection common rail, turbo-charged, intercooled. Engine ini menghasilkan tenaga maksimum 148 Hp pada 4000 rpm dan torsi maksimum 320Nm pada putaran 1700-2700 rpm. Melihat horsepower dari kendaraan ini, bisa dikatakan cukup kecil dibanding kendaraan sejenis yang menjadi pesaing-pesaingnya. Namun jika kita lihat dari torsi maksimumnya, Tata Xenon XT 2.2 memiliki torsi maksimum yang menyamai kendaraan sejenis yang memiliki kapasitas engine yang lebih besar. Umumnya kendaraan double cabin memiliki engine berkapasitas 2.5 – 3.2 L.

Dengan kapasitas engine yang lebih kecil namun torsi yang besar pada putaran engine rendah, Tata Xenon MT 4.2 memiliki konsumsi bahan yang lebih irit dibanding kendaraan sejenis lainnya. Hal ini didukung oleh sistem common rail yang mengatur distribusi bahan bakar ke ruang bakar secara efisien. Tenaga besar ini kemudian disalurkan ke roda melalui transmisi GBS 76 5/4.1 seri 2 dengan overdrive synchromesh yang membuat perpindahan gigi berlangsung dengan halus baik maju maupun mundur.

Walaupun secara desain, penampilan Tata Xenon XT 2.2 cukup sederhana namun kendaraan ini cukup mumpuni untuk mengangkut beban sampai dengan 1 ton. Kapasitas loading deck-nya luas dengan ukuran (PxLxT) 1.430×1.410×400 mm dan ground clearance 210 mm. Hal ini ditunjang dengan body yang menggunakan plat yang tebal, bisa dikatakan Tata Xenon XT 2.2 memiliki pelat body paling tebal dibanding kendaraan double cabin yang lain.

tata_xenon_xt_22_equipina_1

Di sektor kaki-kaki Tata Xenon XT 2.2 dilengkapi dengan suspensi independen dengan antiroll bar dan fitur LSD (Limited Slip Differential) yang memberikan kestabilan saat bermanuver meski sedang bermuatan beban penuh. Dengan fitur ini, Tata Xenon XT 2.2 ini cocok digunakan di berbagai medan dan kondisi jalan.

Tata Motors juga melengkapi Tata Xenon XT 2.2 dengan fitur safety yang lengkap. Diantaranya dual airbags, ABS, side impact beams dan reinforce 3 layer body construction yang sesuai bagi tuntutan operasional pertambangan di Indonesia

 

(ES)