Toyota Hilux D Cab, Andalan Baru Kendaraan Operasional Pertambangan

Toyota Hilux merupakan mobil berjenis truk pickup yang mengawali debutnya pada 1968 di Jepang. Nama Toyota Hilux digunakan untuk mengganti nama Toyota Stout sejak 1969, dan masih dipertahankan hingga kini. Di Amerika, mobil ini dinamai Toyota Tacoma mulai tahun 1995. Generasi kedua Toyota Hilux sempat sangat populer di Indonesia pada era 1970-an sebagai mobil penumpang dan barang dalam bentuk mobil pickup yang dipasangi terpal. Anda yang lahir di era 1960 – 1970-an tentunya masih ingat dengan kehandalan mobil ini.

Lama tidak berseliweran di jalan-jalan di Indonesia, Toyota Hilux kembali masuk pasar Indonesia pada tahun 2007, melalui Toyota Hilux generasi ketujuh. Sayang debut kedua Toyota Hilux di Indonesia ini tidak sesukses pendahulunya di era 1970-an, karena persaingan antar merek saat itu sudah sangat ketat dibanding dulu. Spesialisasi Toyota Hilux sebagai kendaraan komersial makin dipertajam dengan varian double cabin untuk segmen kendaraan operasional pertambangan yang memang sedang tinggi permintaannya, disamping varian pickup yang telah menjadi ‘signature’ Toyota Hilux sejak lama..

Pada tahun 2015 kembali Toyota Hilux meluncurkan produk terbarunya dengan New Hilux Revo. Generasi kedelapan Toyota Hilux yang menggantikan Hilux Vigo ini tampil dengan desain yang lebih modern dan stylish karena didesain untuk menyasar segmen pengguna kendaraan pribadi di perkotaan. Namun, disamping versi mobil perkotaan, Toyota juga meluncurkan Toyota Hilux versi pertambangan melalui Toyota Hilux D Cab. Versi inilah yang ditampilkan pada ajang GIICOMVEC 2018 yang berlangsung pada tanggal 1 – 4 Maret 2018 yang lalu.

Pada pameran kendaraan komersial ini, PT. Toyota Astra Motor dengan mitranya PT Sugity Creatives menampilkan 4 varian kendaraan komersial Toyota, yang salah satunya adalah Toyota Hilux double cabin 4×4 yang telah ditambahkan berbagai aksesoris yang dibutuhkan untuk beroperasi di area pertambangan.

Ubahan yang dilakukan Toyota Astra pada Hilux pajangan ini yang pertama adalah mengganti ban standar, kini pakai tipe off road bermerek Bridgestone 265 R 17. Agar dapat melibas berbagai medan, baik jalan jelek atau bahkan saat harus menyebrangi sungai maka dipasang snorkel. Fokus pada keselamatan nampak terlihat dari penggunaan bumper guard depan dan belakang dari Forest yang kokoh yang terbuat dari baja, ditambah juga dengan Front Steel Engine Cover untuk melindungi engine dan radiator bila mobil menabrak benda keras dan roll bar dari TRD. Tiang bendera untuk safety flag yang berguna untuk memudahkan identifikasi pergerakan Hilux ini di lokasi pertambangan terpasang pada bumper depan yang kokoh, aman dari kemungkinan patah karena tertiup angin atau menabrak ranting-ranting pohon.

Toyota tetap memperhatikan sisi interior meski mobil barunya ini menyasar segmen pengguna pekerja lapangan. Untuk varian paling tinggi, yaitu Toyota Hilux 2,5 E 4X4 M/T Double Cabin, sudah dilengkapi dengan spesifikasi interior kelas atas. Seperti contohnya adalah penggunaan stir dengan bahan material kulit dan sudah dilengkapi dengan panel instrumen yang informatif.

Pada bagian dashboard, Toyota Hilux dibekali dengan layar touchscreen 6.1 inci sebagai input audio dan juga bisa diintegrasikan dengan iPod menggunakan koneksi Bluetooth. Pada panel speedometer memiliki desain lebih futuristik lewat panel speedometer berukuran 4.2 inci berlayar TFT. Panel pada speedometer Toyota Hilux ini mampu menampilkan informasi dengan lebih akurat. All New Hilux juga sudah dilengkapi dengan fitur Easy 4X4 Switch.

Untuk varian standar dari Toyota Hilux, meskipun tidak dilengkapi beberapa fitur seperti di atas namun penggunaan material kulit berkelas masih tetap dipertahankan. Panel dashboard Hilux versi standar atau single cabin juga sudah dilengkapi tachometer yang menampilkan papan informasi yang lengkap, serta ada tambahan eco lamp indicator untuk mengatur model berkendara.

Menjadi varian andalan Toyota di segmen kendaraan pikap bisnis dan komersial, pastinya Toyota Hilux ini dibekali dengan performa tangguh khas mobil-mobil multifungsi serta desain interior yang memberikan kenyamanan ekstra. Toyota sendiri membedakan Toyota Hilux D Cab ke dalam tiga varian model, yaitu Hilux 2.5 E (4X4) M/T Diesel, 2.5 G (4X4) M/T Diesel dan 2.5 V (4X4) A/T Diesel. Enginenya bertipe DOHC 4-silinder segaris yang memiliki kubikasi sebesar 2.494 cc. Sementar untuk Hilux bermesin bensin, mengusung mesin DOHC Dual VVT-i yang memiliki kubikasi sebesar 1.998 cc. Untuk model yang ditampilkan selama GIICOMVEC 2018 Toyota Hilux diesel ini dibekali sistem transmisi 6-speed manual.

Toyota Hilux D Cab memiliki dimensi 5,285×1,800×1,815 mm untuk yang doble cabin, sedangkan untuk yang memiliki single cabin memiliki dimensi lebih kecil 4,930×1,800×1,685mm, dengan jarak poros roda 3,085mm/2,755mm untuk panjang dek kargo 1,525mm/1,575 mm dengan dimensi yang yang cukup besar mobil ini sudah menggambarkan gambaran mobil ini yang cukup besar dan terlihat sangat gagah terutama dengan mesin yang kuat.

(BW)

Leave a Comment