Safety, Health & Environment Services

Truk Sering Mengalami Kecelakaan? Ikutkan Pada Defensive Driving Training dari BCS Academy

Hampir setiap hari kita mendengar terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan truk sebagai penyebabnya. Berikut adalah penggalan-penggalan beritanya:

  • Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Karangploso, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, sekitar pukul 16.00 WIB. Sebuah truk pengangkut alat berat bernomor polisi N 9065 UA diduga mengalami rem blong sehingga menabrak enam kendaraan lain. (Kompas.com, 25 Agustrus 2017)
  • Kecelakaan karambol yang melibatkan belasan kendaraan di Jalan Raya Walisongo, Tugu, Semarang, diduga akibat truk mengalami rem blong. Truk yang rem blong langsung menabrak dua minibus serta 11 sepeda motor yang mengakibatkan seorang tewas. (Sindonews.com, 12 September 2017)
  • Menghindari tabrakan dengan bus, truk tronton nopol AG 9695 UH menabrak pagar dua rumah warga di Jalan Raya Surabaya-Madiun. Tak ada korban dalam kecelakaan ini. (Detik.com, 28 Agustus 2017)
trailer-semen-tabrakan-beruntun-di-batang_20160826_134827
Kecelakaan Truk di Batang, Jawa Tengah. Sumber : Tribunnews.com

Truk sebagai kendaraan berat memiliki resiko tinggi mengalami kecelakaan. Karena bobotnya yang berat dampak yang ditimbulkan kecelakaan truk umumnya cukup parah. Walaupun banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan oleh truk, namun banyak contoh menunjukkan faktor pengemudi berperan besar sebagai penyebab terjadinya kecelakaan.

Untuk mampu mengemudikan truk dengan baik, seorang pengemudi dituntut persyaratan yang lebih tinggi dalam mengemudi dibandingkan mengemudikan mobil penumpang kecil. Namun seringkali mengemudi dianggap sebuah pekerjaan yang mudah, termasuk mengemudikan truk. Asalkan bisa menjalankan truk, maka orang tersebut dianggap mampu mengemudikan truk walaupun dalam kenyataannya sangat mungkin banyak hal yang diabaikan, termasuk di antaranya perilaku dan teknik mengemudikan truk yang benar.

Defensive Driving Training (DDT) adalah satu jenis pelatihan mengemudi yang benar dan aman. Hal ini didasari fakta bahwa kemampuan mengemudi tidak semata-mata tergantung dari sekedar mampu mengoperasikan kendaraan. Training ini sebelumnya banyak dilakukan di area-area pertambangan, khususnya bagi pengemudi truk dan kendaraan penumpang, namun karena training ini dipandang cukup mampu memperbaiki kemampuan dan sikap mengemudi, DDT ini semakin banyak diaplikasikan di berbagai sektor lain, seperti transportasi di jalan raya.

PT. Buana Centra Swakarsa (BCS) adalah sebuah perusahaan yang menyelenggarakan DDT bagi pengemudi truk di jalan raya. BCS yang dikenal sebagai salah satu perusahaan logistik terkemuka di Indonesia ini mengembangkan BCS Academy, sebuah training center, untuk mengembangkan kemampuan pengemudi beserta sikap mentalnya. Latar belakang BCS sebagai perusahaan logistik yang mengoperasikan berbagai jenis truk dan ukuran sangat mumpuni dan tidak tidak terbantahkan sebagai penyelenggara training yang terhitung langka ini.

Penyelenggaraan DDT ini dilakukan di BCS Logistics Center, di wilayah Cilegon Banten. PT. Buana Centra Swakarsa memiliki fasilitas training yang lengkap di area seluas 22 hektar yang dimilikinya. Tidak saja gedung training yang memiliki ruang kelas yang memadai dengan pendingin udara dan projector, pengajar-pengajar training merupakan pengajar-pengajar yang berpengalaman dan memiliki sertifikasi BNSP dan internasional dan tidak kalah penting, jenis dan jumlah truk yang lengkap, sehingga peserta training bisa berlatih langsung sesuai jenis truk yang biasa dioperasikannya.

Sifat dari DDT ini untuk mengevaluasi teknik mengemudi peserta dan mengoreksinya secara langsung sehingga para peserta dapat memahami cara mengemudi truk yang aman, termasuk memiliki sikap mental dan perilaku mengemudi yang bertanggung jawab terhadap dirinya, kendaraan, orang yang dibawa serta terhadap pengguna jalan lainnya.

defensive_driving_training_buana_centra_swakarsa_equipina

Materi-materi training yang diajarkan pada DDT meliputi Teori, Pre-Trip Inspection, Parking Bay dan Slalom Test. Teori memberikan dasar-dasar pengetahuan mengemudi truk yang benar dengan berbagai aturannya. Sementara Pre-Trip Inspection akan membangun kesadaran kepada pengemudi akan pentingnya melakukan pemeriksaan kondisi truk yang akan dioperasikannya dengan mengetahui tahapan-tahapan pengecekan dan item-item kondisi truk yang sangat kritikal. Pada sesi Parking Bay, pengemudi akan diajarkan cara memarkir truk secara benar dan aman pada berbagai situasi. Sedangkan Slalom Test merupakan sesi pelatihan teknik mengemudi.

Untuk lamanya penyelenggaraan DDT training bervariasi dari jenis truk yang akan digunakan. BCS Academy juga memberikan keleluasaan terhadap jenis truk yang akan digunakan pada training. Berbagai jenis truk, baik yang berkategori light truck, trailer maupun tronton bisa dipilih sebagai alat peraga. BCS Academy juga bisa melakukan pelatihan truk bagi seseorang yang belum dapat mengemudikan truk. Tentunya dengan asumsi, orang tersebut sudah mampu mengemudikan jenis kendaraan lainnya dengan baik.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

PT. Buana Centra Swakarsa – BCS Logistics Center
Jl. Raya Merak Km. 115
Cilegon 42436, Banten
Telp. : 0254 – 570 555
Fax : 0254 570 666

Contact Person : Jayusman (BCS Academy Manager)
Mobile : 0878 0838 8521
Email : jayusman@bcs-logistics.co.id

 

(TP)