Volvo EX2, Mini Excavator Bertenaga Listrik yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Pada ajang INTERMAT Innovation Award yang berlangsung pada tanggal 18 Januari 2018 di Paris, Perancis, Volvo Construction Equipment (Volvo CE), produsen alat berat Volvo, berhasil menyabet sebuah penghargaan bergengsi pada kategori Earthmoving and Demolition melalui produk mini excavatornya, Volvo EX2.

Pada event ini Volvo CE menampilkan prototipe EX2, sebuah mini excavator yang 100% menggunakan sumber energi listrik yang diklaim 10 kali lebih efisien, dengan tingkat kebisingan 10 kali lebih rendah sekaligus mampu menurunkan total biaya kepemilikan yang lebih rendah dari produk-produk mini excavator konvensional.

Baca juga:
INTERMAT Innovation Award, Ajang Bergengsi Penghargaan Alat Berat Paling Inovatif
Volvo Construction Equipment Sukses Melakukan Uji Coba Mini Excavator Elektrik EX2

Walaupun Volvo EX2 masih dalam taraf protopie, namun produk ini diyakini dapat membawa kemajuan bagi industri alat berat, melalui inovasi unit alat berat yang secara keseluruhan menggunakan tenaga listrik. Sebagai informasi, Volvo EX2 ini tidak akan diteruskan sampai tahap produksi, melainkan hanya sebatas tujuan riset.

.”Saya sangat bangga Volvo EX2 berhasil meraih penghargaan pada ajang tingkat global ini”, kata Ahcene Nedjimi,¬†Electromobility Specialist sekaligus Project Leader dari EX2 dari Volvo CE. “Unit EX2 ini merupakan produk revolusioner. Upaya elektrifikasi alat berat akan menghasilkan produk-produk alat berat yang lebih bersih dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah dan sekaligus lebih efisien. Hal ini mencerminkan masa depan dari industri ini. Saya berkeyakinan, para juri telah mengambil keputusan yang tepat,” sambungnya.

Teknologi Dibalik Konsep

Untuk menghasilkan energi, prototipe unit alat berat yang total menggunakan energi listrik ini, engine konvensional digantikan dengan dua buah batere lithium ion yang secara bersama-sama menghasilkan energi 38 KWh. Kedua batere ini mampu menyuplai energi listrik untuk bekerja selama 8 jam nonstop untuk berbagai pekerjaan, seperti penggalian material padat.

Selain itu, sistem hidraulik seperti unit alat berat konvensional telah digantikan oleh sistem elektromekanikal linear yang dilengkapi aktuator untuk mengoptimalkan kerja transmisi. Penghilangan engine dengan pembakaran konvensional dan sistem hidraulik mampu mengurangi kapasitas pendinginan yang ujungnya akan menurunkan tingkat kebisingan unit secara signifikan.

“Dengan tingkat emisi gas buang nol dan tingkat kebisingan yang berkurang 10 kali lipat, unit EX2 bisa digunakan pada wilayah yang penduduknya padat tanpa memberikan gangguan, bahkan pada malam hari,” jelas Ahcene. “Efisiensi yang meningkat 10 kali lipat dengan tidak diperlukannya pemeliharaan akan mengurangi biaya pengoperasian dan biaya total kepemilikan secara signifikan. Tidak hanya itu, dengan sistem yang total menggunakan tenaga listrik, unit ini tidak memerlukan joystick.

Unit ini bisa dikontrol dari jarak jauh menggunakan ponsel maupun tablet. EX2 juga mampu menghasilkan tenaga yang sama dengan unit mini excavator konvensional sejenis dengan gerakan yang sama lincah, bahkan saat melakukan kombinasi pekerjaan.” tambah Ahcene.

Dengan berbagai variasi gerakan yang umum dilakukan oleh mini excavator, produktivitas pun bisa meningkat. Semua ini dicapai tanpa mengorbankan unjuk kerja unit dan memastikan harapan customer bisa terpenuhi.

Patrik Lundblad, Senior Vice President Bidang Teknologi Volvo CE menambahkan, “Volvo EX2 merupakan gambaran ambisi jangka panjang Volvo CE dalam menyediakan solusi bagi berbagai pekerjaan konstruksi. Penghargaan ini dipersembahkan bagi kerja keras dan visi dari karyawan-karyawan Volvo CE, yang terus berupaya menghilangkan kendala-kendala teknologi melalui inovasi, sekaligus meyakinkan bahwa Volvo CE senantiasa terdepan dalam pengembangan teknologi. Kami akan menyiapkan penampilan protipe Volvo EX2 pada ajang INTERMAT April nanti,” tutup Patrick.

(TP)

 

Leave a Comment