Safety, Health & Environment

Waspadai Hal-Hal Berikut Ini Jika Mengendarai Mobil di Jalan-Jalan Logging

Truk logging adalah truk yang digunakan untuk mengangkut kayu-kayu gelondongan berukuran besar. Kayu-kayu berukuran besar yang ditebang di area hutan-hutan belantara kemudian diangkut oleh truk-truk melintasi jalan khusus menuju area penampungan sebelum dipotong-potong dengan ukuran lebih kecil. Jalan yang dilalui umumnya merupakan jalan tanah dengan taburan sirtu. Biasanya jalan-jalan ini dilarang dilewati oleh masyarakat umum karena potensi bahaya yang ada. Untuk melewati jalan-jalan logging seringkali diperlukan izin khusus.

driving_logging_area_equipina

Dengan semakin menipisnya hutan-hutan lebat di Indonesia, kita sudah jarang menemukan truk-truk logging yang mengangkut kayu-kayu berukuran besar. Namun di beberapa wilayah seperti di Kalimantan, Sulawesi, Papua serta beberapa pulau tertentu, kita masih bisa menemukan truk-truk logging berlalu lalang di jalan logging.

Bagi Anda yang memiliki rencana melintasi jalan-jalan khusus logging karena adanya suatu keperluan, terutama bagi Anda yang belum terbiasa melewati jalan logging, Anda harus memahami aturan-aturan yang berlaku pada area logging agar terhindar dari kecelakaan. Simak hal-hal berikut.

Persiapan

Pastikan kendaraan yang akan Anda gunakan kondisinya cukup prima. Lakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kelayakan kendaraan, seperti mesin, transmisi, termasuk rem baik rem utama maupun parking brake, lampu-lampu, klakson dan wiper. Air pembersih kaca juga harus terisi penuh. Perhatikan juga kondisi ban maupun kunci-kunci kelengkapananya. Jangan segan-segan membatalkan rencana jika kendaraan yang tersedia kondisinya tidak memadai. Salah satu kelengkapan kendaraan yang sangat vital di area logging adalah lampu sirine dan bendera. Gunakan lampu sirine dan bendera yang sesuai dengan aturan safety yang berlaku.

Selain kendaraan, faktor lain yang tidak kalah penting adalah kondisi fisik dan mental Anda. Pastikan fisik Anda sehat, cukup istirahat dan telah makan secukupnya. Hindari makan yang berlebihan sebelum berkendaraan dan tidak dalam pengaruh alkohol. Kondisi mental juga harus dalam keadaan yang cukup baik, jangan berkendaraan jika Anda memilki masalah yang berpengaruh terhadap emosi Anda.

Faktor Lingkungan

Usahakan Anda berkendaraan di jalan logging saat hari masih cukup terang, sekalipun kendaraan Anda telah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan keamanan, namun berkendaraan pada siang hari tetap lebih baik daripada malam hari. Jangan lupa untuk menyalakan lampu besar kendaraan dan juga lampu sirine. Bendera juga harus sudah terpasang saat akan memasuki jalan logging.

Bila Anda berkendaraan di area logging saat musim kemarau, bila Anda berkendaraan di belakang sebuah truk logging perhatikan jarak aman kendaraan. Truk logging akan menimbulkan debu yang berterbangan. Menjaga jarak aman akan menghindarkan Anda dari kecelakaan jika terjadi satu hal yang tidak terduga dari truk di depan Anda. Menjaga jarak aman juga tetap diperlukan saat musim hujan, terutama saat truk logging dan kendaraan yang Anda gunakan melalui jalan menanjak atau memiliki kemiringan, disamping adanya kemungkinan truk logging tergelincir.

driving_logging_area_equipina_1

Aturan-Aturan Umum Berkendaraan Pada Jalan Logging

Truk logging yang mengangkut kayu-kayu logging bisa menjadi mesin pembunuh jika Anda tidak mewaspadainya. Anda harus ingat, karena beban yang sangat berat, truk logging tidak bisa melakukan pengereman mendadak, sehingga karena Anda menggunakan kendaraan yang berukuran lebih kecil dan ringan maka Anda harus memprioritaskan truk logging.

Jangan memacu kendaraan di area logging. Setiap area logging memiliki batas kecepatan yang dizinkan saat menjalankan kendaraan. Umumnya kecepatan maksimum yang dizinkan berkisar 30-40 km/jam. Pertahankan kecepatan ini sekalipun Anda tidak melihat truk logging di sepanjang jalan yang dilalui.

Pada saat Anda berpapasan dengan sebuah truk logging, aturan yang berlaku kendaraan lebih kecil dari arah berlawanan harus menepi dan memberikan jalan bagi truk logging. Pastikan Anda memberhentikan kendaraan pada bagian jalan yang aman dan tidak mengganggu gerakan truk logging, misalkan pada tikungan atau jalan yang sempit. Jika karena keadaan yang sangat memaksa Anda harus memberhentikan kendaraan pada area seperti ini, ada baiknya Anda keluar dari kendaraan dengan semua lampu menyala. Berdirilah pada area yang cukup aman dan berikan isyarat kepada pengemudi truk logging tentang keberadaaan kendaraan Anda.

Saat Anda akan menyalip truk logging harus dilakukan pada jalan yang lurus dengan pandangan yang bebas. Jangan menyalip pada saat jalan menikung sekalipun jalan cukup lebar. Berilah isyarat kepada pengemudi truk logging bahwa Anda akan melewatinya dengan klakson 3x, lampu besar maupun sirine harus tetap menyala. Berikan isyarat dengan lampu sein seperti saat Anda akan menyalip kendaraan di jalan umum. Jaga jarak kendaraan saat bersisian dengan truk logging, jangan terlalu dekat jaraknya.

Hal yang juga sangat penting bila Anda beriringan dengan sebuah truk logging, saat truk berbelok mengkitu jalan yang menikung, posisikan kendaraan Anda pada arah belokan truk. Misalkan truk berbelok ke kiri, Anda harus mengarahkan kendaraan pada bagian kiri truk, dan sebaliknya. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan kemungkinan bagian belakang truk menyambar kendaraan Anda. Seperti Anda ketahui truk logging yang panjang dan berat memiliki potensi untuk menyabet dengan bagian ekornya. Hal ini harus dilakukan bila Anda berencana untuk menyalip truk, yang berarti jarak kendaraan agak dekat.

 

(ES)